Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr.Toni Harmanto, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Jumat (27/1/2023) siang, kembali melaksanakan ‘Jumat Curhat’ Bhakti Kesehatan Bhayangkara.
Kali ini dilaksanakan di Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Selain itu dalam rangkaian kegiatan jumat curhat pada hari ini, juga dilaksanakan “Gebyar Vaksinasi” dan Baksos Pengobatan Gratis secara serentak.
Bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi, baik vaksin pertama dan kedua maupun Booster pertama, bisa langsung melakukan vaksin di gerai yang telah disediakan oleh Biddokkes Polda Jatim.
Saat dilakukan tanya jawab antara warga masyarakat dan Kapolda.
Beberapa mempertanyakan tentang tilang elektronik maupun pelanggaran lalu lintas.
Selain itu juga terkait dengan dukungan untuk tilang manual kembali diberlakukan.Salah satu warga menjelaskan, banyak pelanggaran kendaraan bermotor saat ini. Dan diharapkan tilang manual bisa diaktifkan kembali.
“Kedua soal perpanjangan SIM bisa dihapuskan dan selanjutnya untuk seumur hidup,” kata salah satu warga saat mengikuti kegiatan Jumat Curhat, di Pasar Wisata Cheng Hoo, Jumat)27/1/2023) siang.
Terkait pertanyaan warga soal SIM. Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni, menjelaskan, bahwa SIM bukan identitas, SIM bukan KTP.
Tetapi surat izin mengemudi yang terkait dengan kompetensi dan kemampuan, karena kemampuan setiap orang dan setiap waktu bisa berubah.
“Jika terjadi kecelakaan dan jika punya SIM. Pertanyaan kembali, apakah yang bersangkutan layak mengemudikan kendaraan?. Ini pemahaman biar sama, kenapa SIM tidak seumur hidup karena setiap waktu kemampuan individu perorangan dalam mengendarai kendaraan tentu akan berkurang karena beberapa sebab,” kata Irjen Pol Toni Harmanto, saat menjawab pertanyaan warga.
Lebih jauh dijelaskan, terkait dengan penegakan hukum di jalan tidak perlu dengan anggota hadir di lapangan tetapi manfaatkan teknologi.
“Salah satunya tidak bersentuhan anggota dengan para pelanggar sehingga meminimalisir terjadinya pelanggaran,” lanjut kapolda.
“Sedangkan jumlah pelanggar selama tilang elektronik kalau melihat rasio dari perbandingan satu bulan kemarin memang ada. Tetapi evaluasinya nanti dilihat pelanggarannya tentang apa,” tambahnya.
Sementara Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Taslim menambahkan, terkait dengan penegakan hukum secara konfensional akan segera dimulai.
Polri dalam menjalankan tugasnya harus di dukung oleh masyarakat. Karena kemitraan polri dengan masyarakat itu menjadi prioritas pertama.
“Tindakan hukum konfensional sementara dihentikan, karena dalam penegakan hukum konfensional itu terjadi mufakat jahat. Antara pelanggar dan petugas, kedua duanya sama sama salah. Namun apa yang disampaikan warga akan ditindaklanjuti,” kata Dirlantas, Kombes Pol Taslim.( Mashuri/Humas)
Kehadiran Polisi yang siap melayani dan menjadi penolong, selalu diterapkan saat melaksanakan patroli di wilayah hukum Polres Pamekasan yang merupakan jajaran Polda Jatim.
Seperti kegiatan Patroli pagi ini yang dilakukan oleh Satlantas Polres Pamekasan, di sekitar Pasar 17 Agustus Pamekasan, Madura Jawa Timur.
Tampak sejumlah Anggota Satlantas Polres Pamekasan sedang membantu, baik para Pengendara, Pedagang, serta Warga yang sedang belanja.
Tiga diantaranya adalah Aiptu Ahmad Samsul, Aiptu Yudha Kristian, dan Bripka Saiful Anam, yang merupakan Anggota Satlantas Polres Pamekasan Banit Turjawali yang sedang membantu Masyarakat di Pasar 17 Agustus.
Kasatlantas AKP Monir melalui Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS mengatakan bahwasanya, Polisi Penolong Masyarakat merupakan tugas serta kewajiban bagi mereka.
Polisi akan selalu hadir ditengah-tengah Masyarakat, kapanpun Polisi dibutuhkan, mereka akan selalu siap 24 jam ada bagi Masyarakat.
Kehadiran polisi dengan di memberikan imbauan dan mengingatkan untuk taat dan patuh, terhadap peraturan demi keselamatan dalam berkendara, Alhamdulilah mendapat respon positif dari Masyarakat.
“Ini sebuah upaya kepolisian dalam menumbuhkan rasa kebersamaan dan tolong menolong, serta meningkatkan kesadaran disiplin berkendara guna memelihara keamanan dan ketertiban bersama,” tutur AKP Nining, Kamis (26/1).
Dirinya juga mengatakan bahwa kebersamaan Polri dengan Masyarakat, dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban, harus terus dilakukan dengan cara yang lebih santun.
Polisi penolong dapat mempererat hubungan Polisi dengan Warga, dalam hal meningkatkan kesadaran Masyarakat terhadap peran Polri di tengah-tengah Masyarakat.
“Seperti yang dilakukan oleh Anggota Satlantas Polres Pamekasan pagi hari ini, mereka sambil berpatroli memberikan imbauan serta membantu Masyarakat yang membutuhkan bantuan, ketika mereka sedang melakukan aktivitas di Pasar 17 Agustus,” imbuhnya.( Dedy)
Unit Reskrim Polsek Kraksaan Polres Probolinggo berhasil menangkap pelaku pencurian motor dalam kurun waktu 3 jam saja pasca kejadian pencurian di Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Kebonagung, Kraksaan Kabupaten Probolinggo pada Rabu (25/1/2023).
Pelaku yakni ST (46), warga Desa Jambesari, Sumberbaru, Kabupaten Jember. Sementara korbannya yakni Marsudi (47), warga Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kapolsek Kraksaan mengatakan kejadian pencurian ini bermula ketika korban dan dua rekannya memarkirkan motor Honda Beat nya ditepi sawah Jalan Panglima Sudirman dalam keadaan terkunci setir.
Kemudian korban bersama rekannya melakukan pengobatan hama bawang disawah yang berjarak 50 meter dari tempat sepeda motor terparkir.
“Dari kejauhan korban melihat ada dua orang tidak dikenal mendekati tempat parkir sepeda motor. Setelah dilihat lebih dekat ternyata motor korban telah dicuri oleh pelaku,” kata Kapolsek Kraksaan.
Akibat pencurian tersebut, korban segera melapor ke Polsek Kraksaan. Berdasarkan laporan kornan dan ketetangan saksi anggota Unit Reskrim Polsek Kraksaan melakukan pengejaran terhadap dua pelaku.
Setelah melakukan penyisiran dibeberapa tempat, petugas mendapati dua motor yang dicurigai salah satunya milik korban. Kemudian setelah didatangi, salah satu sepeda motor masih terlihat kunci model “T” yang masih melekat.
“Dengan bukti tersebut anggota langsyng menyergap salah satu pelaku yang kemudian diamankan di Mapolsek Kraksaan. Sementara salah satu pelaku lainnya masih dalam pengjaran kami karena lolos saat akan kami sergap,” ucap Kapolsek Kraksaan.( Fakrudin )
Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral bernama AWS (27) warga Pogot Lama Gang 1 Buntu 27 Surabaya dan YL (43) warga Karang Bulak 3 No 21 Surabaya ditangkap anggota Reskrim Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya.
Diketahui kedua pelaku telah beraksi di tujuh lokasi atau TKP di Kota Pahlawan.
Kompol Imam Mustolih Kapolsek Tegalsari, didampingi Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muchamad Fakih mengungkapkan, kedua pelaku curanmor berhasil kita amankan di jalan Karang Bulak Surabaya, dengan dasar awal Laporan Polisi (LP) di beberapa TKP kota Surabaya, yang sebelumnya viral di medsos.
“Berdasarkan foto dan video para pelaku tersebut, Team Opsnal Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya, bergerak cepat melakukan lidik, dan berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku pencurian kendaraan motor,” Kata Imam.
Kompol Imam mengatakan, sesuai dengan Ciri-ciri para pelaku, anggota berhasil mengamankan pelaku disebuah rumah Kos di Jalan Karang Bulak No 15 Surabaya.
“Kedua pelaku itu mereka pernah mencuri motor yang sempat viral di medsos wilayah jalan Bagong Ginayan Gang 2 Nomer 12 Surabaya, serta di Wonorejo Gang 3 Nomer 3B Surabaya,” jelas Kompol Imam, kepada wartawan pada Kamis (26/01/2023).
Mereka melakukan aksi pencurian dengan cara mengambil motor para korbannya yang lengah tidak dikunci ganda atau Stir.
Setelah berhasil melakukan aksi pencurian tersebut, pelaku Achmad Wira Sentika mendorong, sampai di rumah Yong Liong, lantas motor tersebut, dibongkar rumah kuncinya, setelah sukses siap jual, kedua menjual ke daerah Madura.
Dari keterangan kedua pelaku mereka pernah mencuri, di Karang Bulak Surabaya dengan hasil Vega warna Biru-Putih, didepan Pom Bensin Jalan Tidar Surabaya hasil Scoopy TKP, TKP di jalan Pogot Surabaya hasil Mio Sporty.
Kemudian di Jalan Kupang Segunting mereka juga pernah membobol rumah dan mendapatkan 3 handphone, Jalan Petemon Kali TSK Berhasil Bobol Rumah berhasil mendapatkan Uang sebesar Rp 3.000.000, dan Vario TKP di ZOMBI Jalan Kembang Kuning Surabaya.
“Kedua pelaku telah ditetapkan tersangka atas kasus pencurian dan diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melalui Kasihumas Kompol Muchamad Fakih, mengapresiasi kinerja Polsek Tegalsari atas keberhasilan ungkap kasus yang meresahkan masyarakat.
“Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyampaikan terimaksih dan apresiasi yg tinggi atas kinerja Polsek Tegalsari bersama tiga pilar atas kerja kerasnya sehingga dapat ungkap kasus 3C yang meresahkan masyarakat, mudah-mudahan kedepan lebih ditingkatkan lagi, sehingga Surabaya benar-benar aman,” Ungkapnya.
Kompol Fakih juga berharap kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan dan diharapkan kerjasamanya untuk ciptakan Kota Surabaya yang kondusif.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungannya dan menjaga barang-barang miliknya dengan benar sehingga tidak terjadi lagi curanmor, yakni dengan menambah kunci ganda pada motornya” Pungkas mantan kanit laka ini.( Nur Laila)
Nganjuk.infopol.co.id. Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si. mengajak kepada seluruh pengurus perguruan silat di wilayah Kabupaten Nganjuk untuk merangkul kembali dan memberi perhatian lebih kepada anggotanya yang berada di tingkat desa.
Hal ini disampaikan AKBP Muhammad kepada pengurus perguruan silat dan tokoh masyarakat yang hadir dalam acara ngopi bareng dan ngobrol ringan di salah satu Cafe di Jalan Yos Sudarso, Nganjuk, Rabu (25/1/2023).
“Kita rangkul lagi anggota perguruan hingga ke tingkat desa, libatkan mereka dengan kegiatan patroli yang dilakukan oleh anggota Polsek untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing – masing,” kata AKBP Muhammad.
“Sebagai pendukungnya, kita libatkan juga unsur Forkopimcam untuk memfasilitasi kegiatan patroli ini dengan harapan terjalinnya sinergisitas antara pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan harkamtibmas yang kondusif,” sambung AKBP Muhammad.
Sementara itu Herlambang ( Ketua Persinas ASAD Nganjuk) menyebut kejadian gesekan antar perguruan silat ini disebabkan adanya degradasi moral. Jangan sampai imej terhadap Perguruan Silat di masyarakat menjadi jelek.
“Secara pribadi saya sangat mendukung program Kapolres untuk menciptakan kebersamaan dari tingkat bawah, karena yang tahu kondisi dilapangan adalah mereka ( desa ), usulan ini akan saya agendakan untuk dibahas di tingkat pengurus,” katanya. (Red)
Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr.Hanla., memberikan Seminar Kebangsaan dengan Tema ” Menyiapkan Pelajar SMAN dan SMKN Yang Tangguh Dan Berwawasan kebangsaan ” bertempat di Ruang Meeting SMKN 1 Bondowoso Jl. HOS. Cokroaminoto Kecamatan/Kabupaten Bondowoso, Kamis (26/1/23).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso turut serta dalam menyusun informasi publik sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr.Hanla., yang menjadi nara sumber pada acara tersebut menjelaskan tentang penerapan dalam memperkokoh nilai luhur budaya bangsa sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.
“Perlu di ingat bangsa Indonesia dihadapkan pada ancaman nyata yang tidak ringan. Sebuah fenomena sudah sering terlihat pada satu sisi sebagai bangsa mulai hilang, dilihat dari nilai luhur bangsa Indonesia seperti semangat persatuan dan kesatuan, semangat gotong-royong serta mengedepankan Pancasila dalam menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan bangsa,” kata Dandim 0822.
Kombinasi dua kekuatan ini jika tidak dihadapi secara bersama-sama dengan semangat persatuan dan kesatuan, semangat gotong royong sebagai bangsa, bisa dipastikan makin melemahkan soliditas kita sebagai bangsa Indonesia.
Perjuangan bangsa Indonesia, lanjut Letkol Arm Suhendra, telah diukir dengan tinta emas oleh para pahlawan-pahlawan dengan gagah berani mengorbankan jiwa raga sampai titik darah penghabisan sehingga membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari nusantara.
“Untuk itu, perlu adanya motivasi untuk menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan, semangat gotong royong guna menyatukan bangsa dalam menghadapi ancaman nyata dan berhasil menuju Indonesia Emas 2045 serta meningkatkan rasa nasionalisme bagi para generasi muda Indonesia,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr.Hanla., Kapolres Bondowoso diwakili Kanit Bintibsos Aiptu Luluk Murdianto, Wakil Kacabdin. Muhammad Prayitno S.Pd M.Pd., Kasi SMA Budi Santoso S.Pd M.Pd., Kasi BB Kajari Bondowoso Fathurrahman Rosidi, SH, MH dan Kepala Sekolah SMAN dan SMKN Se Kab. Bondowoso serta Siswa dan siswi peserta seminar, (Red)
Polrestabes Surabaya mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dialami jurnalis saat melaksanakan peliputan di sebuah Rumah Hiburan Umum (RHU) di Surabaya.
Setelah menangkap dua terduga pelaku, kali ini dua orang pelaku yang lain menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya,Polda Jatim.
Kedua pelaku berinisial SD (45) dan EYK (42) menyerahkan diri pada hari sore hari ini, Rabu 25 Januari 2023.
Sedangkan sebelumnya sudah ada dua pelaku yang berhasil diamankan terlebih dahulu yakni MH (55) Th dan Pria Berinisial S (55).
Dengan demikian sudah ada 4 pelaku yang kini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Sat Reskrim Polrestabes Surabaya
Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menghimbau agar siapapun yang merasa melakukan tindakan kekerasan dalam kasus tersebut segera menyerahkan diri.
Ia meminta agar atas kesadaran diri datang ke Polrestabes Surabaya.
“Kita sebagai masyarakat yang taat hukum harus berani mengakui perbuatan secara jujur demi menjaga situasi kamtibmas di Surabaya,”tutur Kombes Yosep,Rabu (25/1).
Ia menambahkan, ini dilakukan agar masyarakat tidak terganggu dan berharap kedepan aksi kekerasan dalam bentuk apapun tidak terulang lagi.
Ia juga menyebut sesuai dengan atensi Kapolri dan ditegaskan oleh Kapolda Jatim untuk menindak tegas kekerasan baik yang dilakukan anggota Polri maupun masyarakat.
“Sesuai perkap nomor 1 tahun 2009, bila pihak terkait tidak menyerahkan diri, maka kami lakukan tindakan tegas terukur,”tegas Kombes Yosep.
Kapolrestabes menghimbau, semua pihak lebih bijak dalam menghadapi setiap permasalahan dan mengedepankan win-win solution.
Ia menambahkan jika memang sudah pada tahap penyidikan bisa memanfaatkan ruang restorativ justice (RJ).
“Penyidik bersifat fasilitator dan menghadirkan ahli akademisi untuk mengukur pencapaian RJ yang berkeadilan. Dengan begitu tidak ada yang dirugikan maupun diuntungkan sebagai wujud kepastian hukum serta tidak mengganggu jalannya proses penyidikan secara profesional, berkeadilan dan keterbukaan,” tuturnya.
Pihaknya mengungkapkan, akan memberikan perlindungan semaksimal mungkin pada masyarakat. Ia menghimbau agar masyarakat senantiasa menaati hukum.
SURABAYA. Infopol.co.id. Waka Polda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim melaksanakan audiensi bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Surbaya, yang dilaksanakan di Selasar Semeru, Mapolda Jatim, Rabu (25/1/2023).
Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, mengungkapkan, bahwa kegiatan sosial dalam bidang kesehatan yang akan dilaksanakan bulan Maret yang akan datang.
Waka Polda Jatim menyebut kegitan ini wujud kepedulian untuk sesama yang mana nantinya pihak Polda Jatim akan berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya akan menggelar operasi bibir sumbing, maupun katarak secara gratis.
“Operasi bibir sumbing ini tentunya akan sangat dirasakan oleh yang bersangkutan. Karena selama belum dioperasi tentunya ada sesuatu yang dirasakan oleh mereka tidak nyaman dalam lingkungan aktifitas mereka,”ungkap Brigjen Slamet.
Pada prinsipnya lanjut Brigjen Slamet, Polda Jatim akan selalu berkolaborasi. Sehingga apa yang di gagaskan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya pihak Polda Jatim akan menyambut baik.
“Kegiatan ini nantinya semata mata pekerjaan kemanusian,”kata Brigjen Slamet.
Ia berharap dengan bakti kesehatan ini bisa didapatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Ini perlu dipersiapkan sehingga nanti bisa dilaksanakan,”ujar Brigjen Slamet.
Sementara itu, Satria, Sekretaris Yayasan Buddha Tzu Chi Surbaya menyampaikan, pihaknya sudah menggagas kegiatan ini bersama Kabid Dokkes dan Karumkit tentang pelaksanaan bakti sosial gratis yang meliputi katarak, bibir sumbing dan hernia.
“Rencananya akan dilaksanakan pada bulan maret akan dimulai screning dan dilanjutkan operasi di satu minggu berikutnya.Target kita sebanyak 500 orang dan kalau bisa se gerbang kertasusila,” tutup Satria.( Nur Laila )
Menindak lanjuti laporan Misbach (37) seorang petani warga Desa Pantenan, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, Unit Reskrim Polsek Panceng Polres Gresik segera melakukan penyelidikan.
Dari hasil lidik tersebut petugas berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial TS (34) yang juga warga Desa Pantenan RT 01 RW 01, Kecamatan Panceng.
TS yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu ditangkap usai mencuri sepeda motor Honda Vario nopol W 4797 LK warna hitam milik Misbach (37).
Awal mula kejadian, Sabtu (14/1) sekitar pukul 11.30 WIB, Misbah baru saja tiba di rumah. Setelah melakukan kegiatan bertani di sawah miliknya, korban memarkir sepeda motor Honda Vario nopol W 4797 LK warna hitam miliknya di depan teras rumahnya. Korban masuk kedalam rumah untuk tidur.
Sekitar pukul 14.00 WIB, korban bangun. Saat keluar rumah, korban dan mengetahui motornya tidak ada di teras rumahnya. Korban panik dan mencari di sekitar lokasi, namun tidak ditemukan.
Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom S.I.K melalui Kapolsek Panceng Iptu Nasuka mengatakan, korban sudah membuat laporan ke Reskrim Polsek Panceng. Dibantu Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik pihaknya langsung melakukan pengejaran.
“Tersangka diamankan di rumah istrinya di Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, Minggu (15/1) pukul 22.00 WIB, ” ujarnya, Selasa (24/1).
Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti STNK, kunci kontak dan barang bukti dari tersngka uang tunai sebesar Rp. 1.000.000 yang merupakan uang hasil penjualan 1 unit sepeda motor Honda Vario nopol W 4797 LK. “Kerugian korban kisaran Rp 14 juta,” pungkasnya.( Fakrudin)
Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar Safety Goes To School ke sekolah-sekolah dalam wilayah operasional Perusahaan dimulai 12 Januari hingga 10 Februari 2023.
Mewakili Manajemen PTBA, Koordinator Kegiatan, Zeindy dari K3L Korporat, mengatakan bahwa Safety Goes To School dimaksudkan untuk mengajak siswa-siswi untuk membudayakan keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 sekaligus memperingati Bulan K3 Nasional.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di 7 SMA/SMK pada 7 Desa/Kelurahan di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.
“Kegiatan ini merupakan komitmen PTBA terhadap K3 serta kontribusi untuk masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Turut hadir pada Safety Goes To School di Aula SMK Cendikia Unggul Tanjung Enim, Selasa (24/1/2023), Sani dari K3L Korporat PTBA selaku Narasumber Kegiatan dan Sudarto Wirawan selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Industri SMK Cendikia Unggul didampingi guru-guru SMK Cendikia Unggul.
Sudarto atas nama sekolah menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada PTBA karena dipilih menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan Safety Goes To School.
Menurutnya, kegiatan Safety Goes To School menjadikan para anak didik dapat mengenal dan bisa mengaplikasikan K3 dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat berterima kasih sekali atas adanya kegiatan hari ini dikarenakan anak-anak kami sangat perlu dan butuh pembinaan karena menyangkut keselamatan di dunia industri,” ucapnya
Terlebih, Safety Goes To School ini menjadi penting karena untuk sekolah kejuruan akan otomatis dikirim ke dunia tambang, selain di kantor pun sangat penting adanya keselamatan kerja.
Dengan pelajaran yang didapat dari kegiatan ini, para siswa dapat mengetahui apa saja dampak dari K3 karena hal itu sangat berguna bagi mereka jika mereka sudah tamat sekolah nanti.
Sementara itu Seftriani, siswi SMK Cendikia Unggul, mengatakan bahwa sosialisasi K3 yang diterimanya sangat baik sehingga siswa-siswi dapat membudidayakan K3 dan mengerti betapa pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.
Seperti diketahui, program Safety Goes To School sebelumnya juga dilaksanakan pada tahun 2022. Namun pada tahun lalu, kegiatan ini hanya menyasar ke siswa-siswi SMA/SMK. Dan sedikit berbeda pada tahun ini, kegiatan ini selain diikuti para pelajar juga menargetkan masyarakat umum yakni Karang Taruna di Kecamatan Lawang Kidul.
Satlantas Polresta Mojokerto menggencarkan program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) kepada siswa Taman Kanak-kanak (TK) Program tersebut bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak usia dini, Terutama tertib berlalu lintas, Selasa (24/01/23)
Program Polisi Sahabat Anak benar-benar dimanfaatkan TK Al Khairiyah Gedeg Mojokerto saat kunjungan di Satpas Prototype Polresta Mojokerto, Satuan Dikyasa Satlantas Polres Mojokerto menyabut dengan memberikan pemahaman mengenai lalu lintas dan profesi kepolisian bahwa Polisi merupakan sahabat anak, serta untuk menumbuhkan kreatifitas anak sejak usia dini.
Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria melalui Kasatlantas Polresta Mojokerto AKP Heru Sudjio Budi Santoso, S.H, jika kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu Program Polisi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia dini.
Program ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan kesadaran hukum sejak usia dini.
“Paling utama, yakni mengajarkan pada adik-adik usia dini betapa pentingnya disiplin mematuhi tata tertib berlalu lintas,” Ucapnya
Masih kata Heru, Program Polisi Sahabat Anak ini disampaikan dengan kegiatan yang menyenangkan serta memberikan edukasi dengan pengenalan rambu-rambu lalu lintas, tertib berlalu lintas dengan selalu mentaati rambu-rambu lalu lintas dan mengenakan helm saat berkendara.
“Dengan adanya Kegiatan Polisi sahabat anak Harapannya, anak-anak juga dapat mengingatkan orang tuanya saat dibonceng motor ke sekolah untuk selalu mengenakan helm demi keselamatan bersama.” Harap Heru.( Mashuri/Humas)
Nganjuk.ORBIT News dalam rangka melaksanakan aksi damai Silatnas ke III yang akan di gelar besuk hari rabu tanggal 25-1-2023. maka pada hari selasa tanggal 24-1-2022 WIB Persatuan perangkat Desa (PPDI)Berangkat ke jakarta bergabung bersama pengurus pusat Persatuan PPDI seluruh Indonesia ke gedung DPR RI yang di berangkatkan oleh Plt Bupati Nganjuk marhaen djumadi.
Dalam aksi PPDI tersebut menuntut adanya kejelasan status Perangkat Desa dalam Pemerintahan Indonesia termasuk kepegawaiannya, penerbitan nomor induk Perangkat Desa,
kemudian menolak usulan ABDESI terkait masa jabatan Perangkat Desa yang disamakan dengan Kepala Desa. Di temui awak media ketua PPDI Nganjuk Soim Rohani di dampingi korkab korcam mengatakan, jika tuntutan PPDI tidak di respon atau tidak di kabul oleh pemerintah kemungkinan akan ada silatnas lanjutan dengan peserta yang lebih banyak. sendiri,
sebanyak 486 peserta aksi diberangkatkan menggunakan 9 bus dengan biaya anggaran dari iuran semua perangkat desa se kabupaten Nganjuk. (Red)
Belasan oknum pendekar dari berbagai perguruan silat berhasil diamankan anggota Polres Kediri,Polda Jatim.
Mereka diduga terlibat kasus dugaan pengeroyokan bermotif balas dendam.
Total ada 16 pelaku ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan,dan 8 dari belasan pelaku yang diamankan masih di bawah umur.
Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K,melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan kejadian itu melibatkan korban dan pelaku dari berbagai oknum organisasi perguruan silat besar di Indonesia, dan warga sipil di pemukiman.
“Dari situ secara keseluruhan kami menetapkan ada 16 tersangka. 8 di antaranya anak-anak dan 8 lainnya pelaku dewasa,” kata Rizkika , Sabtu (21/1/2023).
Rizkika mengatakan peristiwa itu terjadi pada waktu dan tempat yang berbeda di wilayah Hukum Kabupaten Kediri.
Yang pertama adalah pembubaran latihan disertai pencurian seragam latihan, pada Jumat (30/12/2022) di Wilayah Kecamatan Ngadiluwih. Polisi berhasil mengamankan 5 oknum pendekar silat
Yang kedua adalah tindak lanjut pembubaran latihan, terjadi sweeping yang dilakukan oleh perguruan silat lainnya, di hari Sabtu (31/12/2022). Polisi mengamankan 6 orang oknum pendekar silat.
Yang ketiga adalah adanya arak arakan dari perguruan silat yang melintas di Kecamatan Papar Kabupaten Kediri pada Minggu (15/1/2023), dan sempat menganiaya dan mengeroyok salah seorang warga sekaligus pendekar dari perguruan silat lainnya. Polisi berhasil mengamankan 5 orang oknum pendekar
“Alhamdulillah kita berhasil bergerak cepat dengan bantuan Polres Kediri Kota, Polres Tulungagung dan Polsek setempat kami mengamankan total 16 orang oknum pendekar dari 3 perguruan silat besar di Kediri. Semuanya terbukti melakukan tindakan melanggar hukum mulai dari pemukulan dan pencurian seragam latihan,” Kata AKP Rizkika Atmadha. Sabtu (21/1/2023).
Rizkika juga menambahkan bahwa anggota Satreskrim Polres Kediri tidak akan mentolerir adanya aksi anarkis, yang tidak hanya dilakukan oleh oknum perguruan silat, namun juga gerombolan pemuda yang mengendarai motor di tengah malam menganggu keamanan dan kenyamanan wilayah Hukum Polres Kediri.
“Kami tidak akan mentolerir setiap aksi anarkis yang dilakukan bukan hanya oknum perguruan silat, tapi juga gerombolan pemuda yang mengendarai motor di tengah malam menganggu keamanan dan kenyamanan Polres Kediri,” Imbuh Rizkika.
Berdasar data yang didapat, dari 16 orang oknum pendekar silat, 8 diantaranya merupakan anak dibawah umur. Sehingga ditangani oleh Unit PPA Polres Kediri.
“8 oknum pendekar tersebut masih dibawah umur, sehingga ditangani oleh Unit PPA Polres Kediri,” Pungkas Rizkika.( Fakrudin/Humas )
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyematkan Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan seluruh Kepala Staf TNI, sebagai warga kehormatan Korps Marinir.
“Dalam rangka penyematan sebagai warga kehormatan Korps Marinir yang disematkan kepada Ketua MPR, Ketua DPR, Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU yang siang hari ini pelaksanaannya dilaksanakan melalui serbuan amfibi sebagai tugas pokok Marinir di dalam pertempuran mulai dari pendaratan dilanjutkan gerakan serbuan di darat. Saya tekankan ini atas jasa-jasa sumbangsih atas kemajuan TNI khususnya TNI AL dan didalamnya ada Korps Marinir,” kata Yudo di Pulau Damar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Selasa, 24 Januari 2023.
Setelah menerima penyematan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, menjadi warga kehormatan Korps Marinir menjadi kebanggaan baik diri sendiri maupun institusi Polri. Mengingat, kata Sigit, seorang prajurit Marinir memiliki tugas yang sangat berat dalam menjaga kedaulatan Bangsa Indonesia.
Disisi lain, Sigit kembali menekankan, sebagai Kapolri maupun personel Kepolisian, namun di dalam tubuhnya mengalir darah TNI. Mengingat, Sigit lahir dari keluarga yang berlatarbelakang TNI.
“Saya selalu katakan, saya menjadi polisi dan saat ini saya menjadi Kapolri. Namun di darah saya mengalir darah TNI dan itu akan memperkuat soliditas dan sinergitas TNI-Polri ke depan akan semakin kokoh dan semakin baik,” ujar Sigit di kesempatan yang sama.
Menurut Sigit, dengan adanya pengangkatan warga kehormatan Korps Marinir ini semakin melengkapi baret yang disematkan kepadanya. Diantaranya, warga kehormatan Kostrad, brevet Hiu Kencana, dan disematkan Baret Merah serta Brevet Komando dari Kopassus.
Sigit menekankan, dengan adanya penyematan tersebut hal itu bukan semata-mata hanya seremonial. Melainkan, wujud dan bukti semakin kokohnya sinergitas antara TNI-Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban serta mempertahankan persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
“Ini tentunya semakin menunjukan sinergitas dan soliditas TNI-Polri semakin hari semakin kokoh dan mantap,” ucap Sigit.
Sinergitas dan soliditas TNI-Polri, dikatakan Sigit, merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI). Menurutnya hal itu akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Ini menjadi penting untuk menjaga NKRI, stabilitas kamtibmas akan semakin mantap manakala soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Kedaulatan negara akan semakin mantap manakala soliditas dan sinergitas TNI-Polri semakin kokoh. Stabilitas kamtibmas dan politik diperlukan untuk menjaga NKRI semakin kuat dan baik,” tutup Sigit.
Dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas di wilayah Kabupaten Gresik, Polres Gresik jajaran Polda Jatim ini rutin menggelar patroli di beberapa titik rawan gangguan Kamtibmas.
Bukan hanya itu, bersama seluruh jajaran Polsek yang ada, pihak Polres Gresik Polda Jatim bersama instansi samping juga sering menggelar Razia dengan berpola tempat dan waktu.
Kali ini, razia yang digelar oleh Polres Gresik berhasil mengamankan puluhan botol berisi minuman keras tak berizin setelah menggelar razia di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Cerme dan di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Selain menyita barang bukti itu, Polisi juga mengamankan dua orang yang diduga menjual dan mengedarkan miras tanpa dilengkapi izin di wilayah Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom, S.I.K melalui Kasat Reskoba, AKP Tatak Sutrisno mengatakan razia ini digelar untuk menciptakan situasi harkamtibmas yang aman dan kondusif serta antisipasi tindak kejahatan.
“Razia dilakukan di dua tempat di Kecamatan Cerme dan Kecamatan Kebomas dengan sasaran warkop, toko kelontong dan kafe,”ujar AKP Tatak,kemarin Senin (23/1).
Kedua orang yang diamankan itu lanjut AKP Tatak adalah pria berinisial MA(60),warga Desa Cerme Kidul dan AB (35), warga Kecamatan Kebomas.
Menuru Kasat Narkoba Polres Gresik ini, kedua orang yang diamankan itu saat ini sedang menjalani proses hukum di Mapolres Gresik.
Keduanya dijerat tindak pidana ringan (Tipiring) sebagaimana dimaksud Pasal 9 Perda Kab. Gresik No 15 Tahun 2002 tentang larangan dan peredaran Minuman keras di wilayah Gresik Jo. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 74 tahun 2013 Jo. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 86/M.KES/PER/IV/2977 Jo. Permendag Republik Indonesia No. 11/M-DAG/PER/3/2012 tentang ketentuan pengadaan, pengedaran, penjualan, pengawasan, pengendalian minuman beralkohol.
“Pelaku dan barang bukti akan dilimpahkan kepada Sat Samapta Polres Gresik guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.
Setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto, SIK memulai tugas perdananya dengan memimpin apel pagi di halaman Polres Bojonegoro, Selasa(24/1/2023) pagi tadi.
Apel pagi tersebut juga diikuti Wakapolres, Para Pejabat Utama, Perwira staf, personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Polres Bojonegoro dalam rangka rangkaian serah terima jabatan Kapolres Bojonegoro berjalan lancar.
Lanjut Kapolres, untuk selalu mendukung dan saling bekerjasama dalam hal tugas kedinasan sehingga terciptanya suasana kinerja yang baik dan nyaman serta Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Bojonegoro.
“Kita jaga kekompakan dan solid untuk mendukung pelaksanakan tugas sehingga Polres Bojonegoro lebih baik dan dipercaya oleh masyarakat,” ucap Kapolres saat memberikan arahan kepada peserta apel pagi.
Pihaknya juga menyampaikan dalam hal peningkatan kinerja dan peningkatan pelayanan publik serta meminimalisir pelanggaran oleh anggota baik pelanggaran disiplin maupun pidana.
“Mari kita laksanakan tugas yang mulia ini dengan memberikan pelayanan maksimal dengan profesional, humanis baik di Polres maupun di Polsek sehingga masyarakat merasa puas dengan kehadiran dan pelayanan kita,” ucapnya.
“Kepada seluruh personel Polres Bojonegoro, tingkatkan kinerja dan jauhi segala pelanggaran yang bisa mencoreng nama baik institusi polri. Lakukan hal sekecil apapun dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga kehadiran Polri di masyarakat sebagai sosok pelayan, pelindung, pengayom masyarakat,” pungkas Pria lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2003 ini. (Mas/Humas)
Forkopimda Gresik menggelar acara kenal pamit Kapolres Gresik di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Sabtu (21/1) malam.
Acara yang dimulai dengan pemutaran video selayang pandang AKBP Mochamad Nur Azis dan Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan dilanjutkan penyampaian pesan dan kesan pejabat lama dan baru
Kapolres Gresik yang sebelumnya dijabat AKBP Mochamad Nur Azis, DISERAHTERIMAKAN kepada AKBP Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat Kapolres Blitar. Sementara AKBP Mochamad Nur Azis, akan menduduki posisi baru sebagai Wakapolrestabes Surabaya.
Diawali sambutan Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani mengapresiasi atas prestasi dan dedikasi mantan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, selama bertugas di Kabupaten Gresik.
“Kondisi keamanan yang kondusif di Kabupaten Gresik baik wilayah daratan maupun di Kepulauan Bawean. Ini tidak lepas dari peran serta kapolres beserta jajarannya,” katanya.
Gus Yani menambahkan, atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik beserta seluruh jajaran dan masyarakat, ia menyampaikan ucapan salam perpisahan, ucapan terima kasih kepada AKBP Mochamad Nur Azis.
“Selamat bertugas, semoga selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT dan sukses dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ditempat yang baru,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama Bupati juga menyampaikan selamat datang kepada Kapolres Gresik yang baru AKBP Adhitya Panji Anom.
“Selamat datang di Kabupaten Gresik, semoga silaturahmi, koordinasi dan sinergitas tetap terjalin dengan baik,” ucap Gus Yani.
Sementara, AKBP Mochamad Nur Azis, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik.
“Selama menjabat satu tahun lima bulan berjalan melihat kebersamaan dan kekompakan Forkopimda Gresik yang luar biasa. Terima kasih telah banyak membantu kami dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab di Kabupaten Gresik,” ujar Azis.
Menurutnya, selama menjabat di Polres Gresik Kamtibmas di Kabupaten Gresik berjalan aman nyaman dan kondusif.
“Tentunya tidak hanya kerja keras polres Gresik namun dukungan dan kerjasama dari masyarakat Kabupaten Gresik,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan AKBP Adhitya Panji Anom, saat memperkenalkan diri mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang diberikan Forkopimda dan masyarakat Gresik.
“Semoga kami bisa mengemban amanah menjaga kondusifitas Kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik,” terangnya.
Selain itu, lulusan Akpol 2002 ini akan selalu mendukung program pemerintah daerah, masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Gresik
“Saya berharap dapat memelihara rasa kebersamaan dan persaudaraan yang telah dibina dan siap meneruskan apa yang sudah dikerjakan kapolres sebelumnya,” tambahnya.
Turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman.
Hadir pula Forkopimda Kabupaten Gresik, Kepala OPD, Pimpinan BUMN, BUMD, Ketua MUI, Ketua Organisasi se-Kabupaten Gresik, PJU dan jajaran Polres Gresik.(Udin/Humas).
suasana di Rumah duka orang tua walikota Surabaya para tamu pelayat terus berdatangan
kedua mata yang sembab, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan permohonan maaf dan meminta doa untuk ayahanda tercintanya, H Urip Suewondo. Almarhum dimakamkan di TPU Tembok Dukuh, Jalan Tembok Gang Kuburan, Bubutan.
Jenazah tiba di TPU sekitar pukul 10.02 WIT. TPU dipadati para kader PDI Perjuangan dan kerabat dari Eri. Ayah dari orang nomor satu di Surabaya itu dimakamkan bersampingan dengan Ir H Dadang Djumena, ayahanda Rini Indriyani (istri Eri Cahyadi).
Lokasi pusara terakhir Urip berjarak lebih kurang 50 meter dengan pencipta lambang Nahdlatul Ulama (NU) KH Mujib Ridwan (Kiai Ridwan Abdullah). Eri mengungkapkan, abahnya, sapaan akrabnya kepada Urip, meninggal di rumah. Beberapa bulan lalu, sebetulnya, abahnya diminta untuk dibawa ke rumah sakit.
“Tapi, saya sama umi (ibu dari Eri Cahyadi) menilai nggak usah. Karena umi juga tidak mau dipisahkan dengan abah,” kata Eri lalu menghentikan suaranya. Kemudian, tampak air matanya berlinang, berurai, dan membasahi pipinya.
Pukul 11.30wib Suasana di pemakaman TPU masih di padati peziarah yang ingin berdoa dekat makam Urip. Mulai dari Sekjen Ormas PP H.Baso suherman, serta kader banteng hingga birokrat Pemkot Surabaya. Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, Anggota Komisi A Tri Didik, dan beberapa kepala dinas, hingga Kepala Inspektorat Ikhsan di TPU.
Seperti diberitakan sebelumnya, kabar duka datang dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ayahanda, Urip Suewondo, menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu dini hari. Pewarta ini menerima kabar duka tersebut melalui pesan singkat pukul 02.29. (Nur Laila )
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi melakukan peninjauan jalur persiapan mudik Lebaran 2023. Kali ini, Irjen Firman meninjau jalur pantai selatan (pansela) pulau Jawa.
Dalam tinjauannya, Firman mengatakan secara umum belum banyak kendaraan melintasi jalur pantai selatan pulau Jawa. Padahal, menurutnya jalur tersebut cukup nyaman dan aman dilalui.
“Sayang saja fasilitas ini tidak bisa dieksplore dan tidak disampaikan kepada masyarakat. Ini bisa memecah volume kendaraan yang menuju wilayah timur untuk melaksanakan mudik,” kata Firman di Jembatan Kretek 2, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/1/2023).
Firman menuturkan, tidak ada salahnya nanti jika masyarakat yang ingin mudik bisa melewati jalur pantai selatan Jawa, lantaran pemandangan jalur ini sungguh indah dan bisa dinikmati.
“Tidak ada salahnya mereka yang akan berangkat terlebih dahulu bisa menikmati jalur pantai selatan jawa gitu ya, itu bisa melalui jalan yang kita sudah lalui bersama selama 3 hari ini dengan semua keindahan dan fasilitas yang ada,” katanya.
Untuk meyakinkan agar masyarakat yang mudik melintasi jalur pantai selatan Jawa, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemda dan Kementerian terkait.
“Semua harus bisa berkontribusi yang positif. untuk bagaimana masyarakat bisa kita yakinkan bahwa melalui selatan ini tidak ada ruginya, kita cinta indonesia kita cinta pemandangan, Tidak ada salahnya kita membangun juga yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua ini memberikan tips-tips untuk mudik aman dan nyaman, terutama jika melewati jalur pantai selatan pulau Jawa. Salah satunya pengaturan waktu keberangkatan.
“Pertama diatur waktu berangkatnya supaya lebih santai bisa menikmati jalan. Ada tempat-tempat singgah yang bisa dipakai dan dimanfaatkan. Pom bensin lebih banyak ketimbang tahun lalu ini patut diinfokan ke masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan sehat. Ia pun menyarankan agar masyarakat tak mudik menggunakan sepeda motor demi keselamatan.
“Saya tetap mengimbau kalau bisa jangan pakai roda dua. Tetap silahkan roda empat, roda dua titipkan ke truk ada angkutan laut, kereta api seperti tahun lalu. Jadi ini saran keselamatan karena memang lelah kecuali banyak istirahatnya. Kalau sudah di jalan raya tidak boleh lengah kalau bicara keselamatan. Makanya orang harus sehat kalau di jalan,” katanya.( Mashuri/Humas)
Terjadi lagi kekerasan terhadap wartawan/jurnalis di kota Pahlawan. Korbannya sebanyak lima orang. Mereka diduga dianiaya di depan Diskotik Ibiza, di Jalan Simpang Dukuh, Surabaya saat melakukan peliputan, pada Jumat (20/01/2022).
Ketika itu, mereka akan meliput rencana penyegelan diskotik Ibiza yang akan dilakukan pihak pemerintah. Kelima wartawan itu adalah Firman, jurnalis Inews, Anggadia dari Beritajatim, Rofik dari LensaIndonesia, Ali Fotografer Inews, dan Didik Fotografer LKBN Antara.
Penyegelan tersebut dilakukan lantaran ada dugaan peredaran narkotika di dalamnya. Diceritakan sebelumnya, bermula dari penangkapan tersangka berinisial SLH, ditempat kosannya di wilayah Dukuh Kupang, pada 8 Januari 2023 lalu.
Menurut polisi, tersangka itu mengaku, membeli barang haram tersebut di diskotik Ibiza. Saat pengembangan, dua hari kemudian, pelaku berinisial IK pun diamankan di salah satu apartemen di Kota Pahlawan Surabaya.
Dari penjelasan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, tersangka mengaku berjualan narkotika jenis ineks itu di diskotik Ibiza.
Karena itulah pihak pemerintah mulai Satpol PP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jatim, mendatangi diskotik tersebut. Mereka berencana akan menyegel tempat Rekreasi Hiburan Malam (RHU) itu.
Mengetahui ada rencana tersebut, kelima wartawan tadi mendatangi diskotik Ibiza. Lokasi hiburan malam itu di sebuah gedung di lantai lima. Tetapi, mereka tidak masuk ke dalamnya.
Mereka sambil menunggu duduk di warung di depan gedung tersebut. Seorang pria tak dikenal datang untuk meminta agar kelima wartawan tadi untuk mendatangi seseorang bernama Wahyu. Hanya saja, kelima wartawan menolak untuk naik.
Mereka hanya berniat menunggu tiga organisasi perangkat daerah (OPD) tadi. “Kami rencana hanya mau doorstop. Mau menanyakan apa yang dilakukan di dalam,” kata Rofik (21/01/2023).
Tiba-tiba, seorang perempuan dengan perkataan menghina dan ditujukan kepada awak media. Semua perkataannya merendahkan kelima jurnalis tadi. Karena kondisi tersebut, mereka memutuskan untuk pindah tempat. Masuk ke loby gedung itu.
Kemudian Rekan Rofik sempat kembali ke warung, berniat mengajak rekan Didik yang sejak awal tidak ikut pindah. Sesampainya rekan Rofik di warung, perkataan menghina kembali dilontarkan perempuan yang tak diketahui namanya.
Bahkan lebih kasar. Sampai mengeluarkan kata-kata menyebut beberapa nama binatang.
“Malah dia telepon suaminya. Membalikkan semua fakta yang terjadi. Perempuan itu bilang saya yang menghina dia, saya tegaskan tidak ada seperti itu,” terang Rofik.
Beberapa saat kemudian, sekelompok orang datang. Tidak mengetahui berapa jumlah mereka pastinya, sekitar puluhan orang. Namun, yang memukul Rofik hanya sekitar empat orang. “Mereka mukul area telinga, mencakar area leher, pipi, lengan, sikut hingga menendang kaki. Parahnya mereka juga sempat mukulkan kursi kepada saya,” jelasnya.
Melihat Rofik mengalami kejadian itu, rekan Didik sempat mengeluarkan kameranya. Ia sempat mengabadikan beberapa momen. Hanya saja, beberapa orang langsung mengintimidasi Didik. Meminta agar memasukkan kameranya, yang pada saat itu juga Didik mendapat kekerasan dari mereka.
Bahkan, beberapa orang itu sempat menghadiahkan bogeman kepada Didik. Sedang rekan Angga dan dua rekannya yang sedari tadi di loby gedung tersebut langsung mendatangi keributan itu. Berniat melerai. Lagi-lagi, rekan jurnalis Angga juga mendapat intimidasi.
Mereka semua memutuskan untuk pergi. Hanya saja, motor Angga dan Rofik ditahan oleh kelompok tersebut. Mereka pun, langsung mendatangi Polrestabes Surabaya. Melaporkan kejadian tersebut ke SPKT.
“Laporan polisinya sudah keluar. Setelah itu, kami diminta polisi untuk visum. Kami langsung berangkat ke RS Bhayangkara,” bebernya (21/01/2023).
Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kabar pelaporan tersebut. Mereka (lima wartawan) telah didampingi oleh Resmob.
“Nah ini kan tadi mereka menginformasikan, sedang laporan di Polrestabes saya minta didampingi Resmob,” ucapnya kepada wartawan saat dikonfirmasi paska 5 wartawan berada di SPKT.
Ketua UmumKomunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Ade.S Maulana menyampaikan, jika dirinya sudah berkomunikasi ke lima rekan wartawan/jurnalis yang menjadi korban keganasan sekelompok orang.
“Kami mempertanyakan satu persatu kondisi rekan-rekan jurnalis usai mendapat kekerasan oleh sekelompok yang diduga pihak Ibiza. Ke limanya saya hubungi lewat seluler,” katanya (21/01/2023).
Atas kejadian itu, Ade mengajak rekan-rekan jurnalis untuk kompak dan bersatu. Tidak hanya itu, Ade juga menghimbau agar lebih berhati-hati saat melakukan peliputan.
“Karena keselamatan jurnalis dilapangan tidak ada yang menjamin, meski dalam undang-undang tertulis pekerja pers dilindungi oleh undang-undang. Maka, satu sama lain rekan seprofesi saling menjalin komunikasi yang baik,” seru Ade.
Ditambahkan oleh Ade, berdasarkan surat tanda bukti lapor polisi nomor : TBL / B /89 /I /2023 /SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim, yang diterima 5 rekan wartawan usai melapor Polrestabes Surabaya, menambah panjang daftar kekerasan terhadap pers, belum seminggu rekan jurnalis Edi Supriadi wartawan Jombang juga mendapat kekerasan fisik.
Oleh karena itu Ade meminta kepada pihak kepolisian, Kapolda Jatim dan Kapolrestabes Surabaya untuk memberantas segala aksi kekerasan atau premanisme di Jawa timur, khususnya pelanggaran pasal pidana nomor : 90, Tahun 1999 Tentang Pers.
“Meski keselamatan kami dilapangan tidak ada yang menjamin saat melakukan peliputan. Setidaknya beri rasa nyaman dan aman untuk kami yang menyandang sebagai profesi jurnalis.
8″Seperti masyarakat pada umumnya, berantas aksi main hakim sendiri. Tangkap mereka dan adili, kami menolak aksi kekerasan, kami menolak aksi premanisme dan main hakim sendiri. Kami juga ingin mengajak semua pihak tidak melakukan intimidasi terhadap pekerja pers. Kami juga bekerja atas nama undang-undang,” tutup Ade. ( Red )
Banyak program yang diluncurkan Polri untuk dapat mendengar dan menampung pengaduan aspirasi masyarakat, salah satunya melalui Program ‘Jumat Curhat’ yang digagas oleh Mabes Polri. Berbagai macam persoalan hukum yang dihadapi masyarakat disampaikan dalam program tersebut.
Kali ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto,MH bersama Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, mendengar aspirasi masyarakat yang dilaksanakan di Rumah Rakyat, Mojokerto Kota.
Sebelum mendengar curhatan dari warga Bumi Majapahit, Kapolda Jatim, Waka Polda dan Wali Kota serta Bupati Mojokerto, memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan meninjau gerai kesehatan gratis yang disediakan oleh Biddokkes Polda Jatim.
“Harapan kita bersama sama kepolisian akan selalu menerima kritik atas tugas tugas pelayanan kita kepada masyarakat. Hadir hari ini bu Wali, Bupati, Danrem, Dandim dan Waka Polda, Pejabat Utama dan Kapolres,” kata Irjen Pol Toni Harmanto, Jumat (20/1/2023).
Lebih jauh disampaikan, ini sekaligus juga berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat apa yang menjadi keluhan curhatan mereka terhadap pelayanan kita termasuk pelayanan di pemerintah daerah bisa langsung dijawab.
“Kita berharap, komunikasi ini terus terselenggara. Karena setiap Jumat kita diperintahkan. Kapolda, Kapolres, Kapolsek bahkan, untuk turun bersama sama diwaktu hari jumat untuk komunikasi menampung seluruh aspirasi masyarakat,” lanjut dia.
“Tidak ada atensi khusus, kita sudah keliling dan kebetulan hari ini di Mojokerto dan akan keliling di setiap tempat, yang menjadi menjadi atensi soal komunikasi dengan warga masyarakat guna membangun kepercayaan publik pada tugas tugas kita,” tambahnya.
Sementara terkait dengan rel kereta yang tidak berpalang pintu. Irjen Toni, menjelaskan, soal palang pintu itu sudah kita sikapi. Rapat pertama sudah, berikutnya tinggal tindak lanjut.
“Untuk itu dan merumuskan lagi Action plan nya untuk rencana menimalisir korban korban yang berjatuhan di ruang publik karena tidak berpalang pintu,” tutup dia.
Sedangkan Wali Kota Mojokerto Kota, Hj. Ika Puspitasari, terkait rel kereta yang tidak berpalang pintu, dijelaskan, kami sudah berkoordinasi dengan PT KAI khususnya Daop 8 Surabaya.
“Nantinya di Mojokerto yang belum berpalang akan segera dibangunkan palang pintu,” jelas Wali Kota Mojokerto.
Di akhir kegiatan, Kapolda, Waka Polda Jatim beserta Forkopimda Mojokerto, membagikan sembako kepada masyarakat.( Red )
-Demi mewujudkan kinerja pemerintah berkualitas, Pemerintah Kabupaten Lamongan melantik 60 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas, Jumat (20/1) di Pendopo Lokatantra. Pelantikan pejabat tersebut bertujuan untuk membentuk agile leadership atau kepemimpin yang trend dan berkembang serta dapat menjawab segala permasalahan dengan cepat.
“Pergeseran dalam sebuah jabatan ini suatu hal yang biasa. Tujuannya ialah mencapai cita-cita organisasi. Jadilah agile leadership yang lincah memotivasi dan terus meningkatkan kualitas diri,” tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memberikan sambutan.
60 pejabat tersebut meliputi 8 JPT Pratama Eselon II b, 12 Administrator Eselon III b, 12 Administrator Eselon II a, 22 Pengawas Eselon IV a, dan 8 Pengawas Eselon IV b.
Pelantikan ini didahului dengan seleksi terbuka yang bersifat kontinu. Kriteria yang harus dipenuhi antara lain ialah kualifikasi, kompetensi, dan kinerja masing-masing PNS.
Di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lamongan masih terdapat 26 posisi yang kosong salah satunya di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Lamongan dan Dinas Pertanian. Yang mana akan segera diganti secepatnya sesuai kebutuhan organisasi.
“Posisi yang masih kosong akan segera kami isi, karena ini bersangkutan dengan pelayanan di Lamongan,” kata Plt. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Lamongan. (R Har)
-pengledahan itu di lakukan terkait kasus dana hibah kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeledah kediaman pribadi istri Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Fujika Senna Oktaviadi yang berada di Desa Puter, Kecamatan Kembambahu, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (20/1/2023) pagi.
Sekitar 8 petugas KPK nampak keluar masuk ke dalam rumah megah yang berada di tengah-tengah perlambang tersebut. Penggeledahan rumah dari istri Ketua DPRD Jatim Fujika Senna Oktavia itu juga dijaga ketat oleh dua personel Brimob Polda Jatim.
Sebelumnya KPK telah menggeledah sejumlah lokasi terkait dugaan suap dana hibah yang menyeret Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Sekitar satu jam petugas melakukan penggeledahan di kediaman istri Ketua DPRD Jatim
Pengeledahan rumah Ketua DPRD Jatim Kusnadi itu dimulai sejak puku 00.09 hingga 10.15 dengan disaksikan langsung oleh ketua RT 03, Desa Puter bernama Rokanah. Menurut Rokanah, ada dua lemari di ruangan atau kamar pribadi yang digeledah oleh KPK.
“Ada dua lemari tadi yang di geledah oleh petugas katanya mau nyari dokumen di rumah Ibu Fujika Senna Oktavia di Desa Puter, Kecamatan Kembambahu. Dan pengeledahan sekitar satu jam lebih,” kata Rokanah kepada IDN Times di lokasi.
Pengeledahan itu hanya disaksikan dua orang pembantu saja Rokanah menjelaskan, dalam pengeledahan rumah Ketua DPRD Jatim Kusnadi tersebut, petugas hanya ditemani oleh dirinya saja dan dua pembantu di rumah tersebut. Untuk penghuni rumah mewah itu sendiri Kusnadi dan Fujika Senna Oktavia tidak sedang berada di rumah.
“Ya sebelum adanya pengeledahan dua petugas datang minta izin mau melakukan penggeledahan. Untuk pemilik rumah tidak ada katanya sedang di Surabaya,” terangnya.
Ada koper dan kardus yang dibawa petugas KPK keluar dari rumah Ketua DPRD Jatim
Sementara dalam pengeledahan tersebut, nampak salah seorang anggota KPK membawa satu koper, kardus karton dan tas ransel yang dibawa keluar dari rumah pribadi Ketua DPRD Jatim Kusnadi. Tas ransel, koper hingga kardus tersebut langsung dibawa masuk ke dalam mobil oleh salah seorang petugas.
Sedangkan sejumlah petugas saat diminta keterangan awak media lebih memilih bungkam dan bergegas meninggalkan lokasi kediaman rumah Ketua DPRD Jatim Kusnadi tersebut.
Pengembangan kasus korupsi dana hibah serta Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi,
Diberitakan sebelumnya, oleh Juru Bicara KPK Ali FIkri menegaskan bahwa penggeledahan di sejumlah tempat di Jatim masih terkait pengembangan kasus korupsi dana hibah. Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Selain Sahat Tua P Simandjuntak, KPK menetapkan Rusdi (RS, orang kepercayaan Sahat), Abdul Hamid (AH, Kepala Desa Jelgung), dan Ilham Wahyudi (IW, Koordinator Lapangan Kelompok Masyarakat).
Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda. Sahat dan Rusdi ditangkap di Gedung DPRD Jawa Timur, sementara Abdul Hamid dan Ilham Wahyudi di rumahnya masing-masing, kawasan Sampang, Jawa Timur.
Sahat Tua P Simandjuntak sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Timur diduga menawarkan diri untuk memuluskan pencairan hibah bagi kelompok masyarakat (Pokmas). Dia meminta jatah 20 persen dari setiap dana hibah yang dicairkan, sementara tersangka Abdul Hamid yang juga Koordinator Pokmas mendapat 10 persen.
Dari kesepakatan itu, dana hibah untuk Pokmas pada tahun anggaran 2021 dan 2022 sudah cair Rp40 miliar.
Sahat dan Abdul Hamid bersepakat melakukan hal yang sama untuk tahun anggaran 2023 dan 2024 dengan nilai Rp2 miliar. Namun, mereka keburu ditangkap ketika uang baru diserahkan Rp1 miliar ke Sahat.
KPK menduga Sahat telah menerima setidaknya Rp5 miliar dari praktek suap ini. Hal ini pun akan didalami oleh KPK dengan mencari bukti dan memeriksa saksi.
Akibat perbuatannya, Sahat dan Rusdi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau b Jo Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
Sementara, Abdul dan Ilham disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (Red)
Jajaran Polsek Glenmore melaksanakan kegiatan Jum’at Curhat secara serentak dengan masyarakat Kecamatan Glenmore, Khususnya dengan jajaran Pemdes dan warga Karangharjo. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Glenmore, AKP. Satrio Wibowo SH didampingi oleh Kades Karangharjo (MISKAWI), pada Jumat (20/01/2023)
AKP. Satrio Wibowo SH mengatakan, kegiatan Jumat Curhat ini dilaksanakan untuk mendengar langsung curahan hati (curhat) dan aduan warga, terkait dengan pelayanan kepolisian.
Dalam kegiatan ini, Polri dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan, aduan dan keluhan warga, khususnya di wilayah hukum Polsek Glenmore.
“Kami lakukan Jumat Curhat di RTH desa Karangharjo ini,karena wilayah hukum Polsek Glenmore”, ungkapnya Kapolsek.
Kades Karangharjo Glenmore (MISKAWI),juga mengungkapkan, “Bahwa marilah kita bersama-sama untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan masing-masing Khususnya di lingkungan RTH itu sendiri,agar tercipta keamanan yg kondusif”,Ungkap Kades MISKAWI.
Kapolsek berharap, dengan digelarnya kegiatan Jumat Curhat, dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,jika ada masalah lebih awal kita lakukan Restoratif Justice (RJ) terlebih dahulu atau dilakukan musyawarah mufakat biar di dapat penyelesaian yang terbaik.
“Tentunya yang dikeluhkan adalah rawan pencurian di malam hari dan kami lakukan patroli ke daerah rawan tersebut, terkait kurangnya penerangan jalan, kami akan sampaikan kepada pihak terkait,” ungkapnya.
AKP. Satrio Wibowo SH, mengungkapkan, kegiatan Jumat Curhat ini merupakan program Kapolri untuk kemajuan Institusi Polri, sekaligus untuk meningkatkan Pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Sehingga Polri bisa benar-benar menjadi Pelindung, Pengayom dan Pelayan kepada masyarakat,” tutupnya. (Red/Humas)
Profesi satuan pengamanan (Satpam) tak luput dari perhatian Polres Jember yang merupakan jajaran Polda Jatim ini.
Pembinaan terhadap mitra kepolisian ini pun dilakukan oleh Polres Jember melalui Satbinmas Polres Jember untuk dapat bersinergi dalam menjaga Kamtibmas di lingkungan kerja masig – masing.
Dalam rangka menyambut peringatan HUT Satpam (Satuan Pengamanan) ke 42, Satbinmas Polres Jember bersama puluhan anggota Satpam dari berbagai perusahaan di Kabupaten Jember, melakukan kegiatan Baksos dengan donor darah dan berbagi sembako.
Bantuan sembako ini selain untuk warga masyarakat yang kurang mampu juga untuk para Satpam yang dinilai perlu bantuan.
Kasat Binmas AKP. Yuliati Suviani SH, yang memimpin langsung kegiatan baksos tersebut menyatakan, bahwa ada ratusan paket sembako yang dibagikan kepada warga, dan merupakan program sinergitas untuk peduli terhadap sesama.
Selain itu, peringatan HUT Satpam ke 42 ini merupakan bentuk apresiasi Polri kepada Satpam yang telah ikut membantu dalam menciptakan keamanan dan Kamtibmas khususnya di lingkungan kerjanya dan di Kabupaten Jember.
“Kegiatan bakti sosial dengan membagikan sembako ini, merupakan sinergi Polri dalam peringatan HUT Satpam ke 42, dimana sinergi ini sebagai bentuk apresiasi Polri terhadap peran serta Satpam dalam menciptakan keamanan di Kabupaten Jember, khususnya di lingkungan kerjanya, dan mereka ini merupakan garda terdepan,” ujar AKP. Yuliati,Selasa (17/1).
Di tempat terpisah, Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH berharap, dengan kegiatan bakti sosial bersama ini, bisa meningkatkan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.
“Dengan kegiatan bakti sosial ini, harapan kami, selain ikut menjaga keamanan dilingkungan kerjanya, Satpam juga peduli terhadap masyarakat Jember, terutama mereka yang sedang membutuhkan,” pungkas Kapolres Jember.( Red )
Menjelang persiapan silaturahmi Nasional Persatuan perangkat Desa indonesia(PPDI) Jawa Timur adakan Audiensi bersama Asisten 1 Provinsi Jawa Timur pada hari Kamis, 19 Januari 2024 bertempat di Kantor Ruang Rapat Asisten 1 Jalan Pahlawan 110 Surabaya.
Auedensi dihadiri Pengurus PPDI Jatim Asisten 1, Kadis DPMD, Kabid DPMD, Staf Pemprov Jatim dan Pengurus Jatim sebayak 10 orang
Pemprov Jatim mendukung Kegiatan Silatnas PPDI Jilid III terkait Status Perangkat Desa dan Masa jabatan Perangkat Desa tetap usia 60 tahun
Gubernur Jawa Timur bertitip pesan agar saat menyampaikan Aspirasi pada kegiatan Silatnas PPDI Jilid III untuk dilakukan secara tertib dan kondusif karena tidak bisa dipungkiri ditakutkan ada penyusup/provokator
Bantuan Keuangan dari Pemprov Jatim untuk Perangkat Desa se Jatim, Tahun 2023 tetap diberikan dengan besarannya sama seperti tahun kmrn dan diberikan 2 kali dalam setahun (tiap semester )
Mengingat jumlah Perangkat Desa di Jawa Timur semakin bertambah maka agar seluruh Perangkat Desa Se-Jawa Timur mendapatkan tambahan Siltap tersebut akan dilakukan mekanisme pendataan yang lebih mudah dan fleksibel
Dimohon untuk seluruh Ketua PPDI Kabupaten di Jawa Timur menginformasikan kepada semua anggotanya ketika diminta data perangkat desa oleh DPMD, segera dikirim supaya bantuan keuangan tersebut lebih mudah dan cepat tersalurkan. (Red)
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto,MH memimpin langsung kegiatan pacara serah terima jabatan (sertijab) di lingkup pejabat Polda Jatim, yang dilaksanakan di Gedung Patuh Lantai 2, Mapolda Jatim, Kamis (19/1/2023).
Gerbong mutasi Polri bergulir setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi beberapa perwira di jajaran Kepolisian seluruh Indonesia.
Di Polda Jawa Timur, sejumlah Kapolres dan Pejabat Utama Polda Jatim juga bergulir, termasuk jabatan Kabidpropam Polda Jatim, yang diemban Kombespol Taufik Herdiansyah Zeinardi yang akan menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Kalimantan Utara.
Sedangkan jabatan Kabidpropam Polda Jatim akan dijabat oleh AKBP Iman Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binkar ROSDM Polda Jatim.
Sementara Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol Adi Karia Tobing, mengemban jabatan baru sebagai Dosen Utama STIK Lemdiklat Polri.
Sedangkan Kabidkum polda jatim, akan diemban oleh Kombes Pol Dr Sugeng Riyadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kaden C Ropaminal Divpropam Polri.
Wadirkrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendi, akan mengemban jabatan baru sebagai Kabid Propam Polda Sulawesi Selatan. Sedangkan posisinya digantikan AKBP Arman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Sampang.
Jabatan Kapolres Sampang akan diduduki oleh AKBP Siswantoro, yang sebelumnya Kapolres Pamekasan. Sementara Kapolres Pamekasan akan dijabat oleh AKBP Satria Permana, yang sebelumnya menjabat sebagai Pamen Korlantas Polri.
Sementara Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, akan menduduki jabatan baru sebagai Kaden C Ropaminal Divpropam Polri. Sedangkan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz, akan menjabat Wakapolrestabes Surabaya.
Untuk jabatan Kapolres Gresik, akan dijabat oleh AKBP Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat Kapolres Blitar, sedangkan Kapolres Blitar akan diisi oleh AKBP Anhar Arlia, yang sebelumnya Kapolres Labuhan Batu Polda Sumatra Utara.
Selain itu Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, akan mengemban jabatan baru sebagai Wakapolresta Malang, sementara Kapolres Mojokerto, akan diisi oleh AKBP Wahyudi, yang sebelumnya menjabat sebagai kapolres Kediri Kota.
Jabatan Kapolres Kediri Kota diisi oleh AKBP Teddy Chandra, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditkamsel Ditlantas Polda Jatim.
Begitu pula Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto, akan mengemban jabatan baru sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya.
Sedangkan jabatan Kapolres Tanjung Perak akan diduduki AKBP Herlina, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Binmas Polrestabes Surabaya.
“Sertijab ini setelah Kapolri Jendral Polisi Lystio Sigit Prabowo, mengeluarkan surat telegram rahasia (STR) bernomor ST/2774/XXI/KEP/2022 pada 23 Desember 2022,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto usai mengikuti upacara sertijab.
Kombes Pol Dirmanto juga menyebut mutasi adalah hal yang biasa dalam tubuh institusi Polri. Hal itu untuk lebih meningkatkan kwalitas SDM bagi anggota Polri.
“Bergulirnya mutasi jabatan di institusi Polri adalah hal yang biasa,dan pasti dilaksanakan oleh institusi,”pungkas Kombes Dirmanto.
Dalam acara tersebut, turut hadir Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres/Ta/Tabes Jajaran.
Oknum Polisi Sampang inisial WY viral lantaran video main cakar dan bentak-bentak kepada warga inisial SB,yang hendak menarik uang tunai di ATM. kejadian tersebut tepat di depan ATM Kantor BCA Sampang. Selasa (17/01/2023)
Kronologisnya awal mula kejadian, SB 36 (Korban) sedang mengantar istrinya hendak menarik uang di ATM BCA Sampang, tiba-tiba ada orang teriak-teriak kepadanya sambil nunjuk-nunjuk pakai tangan kiri. saat ditanya oleh korban (SB). di duga oknum polisi tersebut langsung marah dan terjadilah adegan seperti di video yang telah viral.
Pada saat kejadian itu,sang istri mengendong bayi nya yang mssih kecil.dari kejadian tersebut sang istri merasa takut dan trauma,sangat di sayngkan kelakuan Oknum Polisi tersebut, warga meminta agar oknum polisi tersebut jangan main bentak dan main tangan, tidak sesusai tupoksi anggota,condong kayak preman.
“Tolong polisi kayak gitu jangan dibiarkan berkeliaran, cukup berbahaya sekali bagi keamanan warga. mana ada polisi yang seharusnya sebagai aparat penegak hukum kok tingkahnya udah kayak preman “ tegasnya.
Dia minta agar oknum tersebut di beri sanksi yang berat, karena kata dia, Polisi merupakan Pengayom Masyarakat, bukan main marah dan main tangan kayak preman, karena Masyarakat wajib mendapat perlindungan bukan pukulan.
“Hukum berat si oknum tersebut, karen mencoreng nama institusi polisi,dan polisi harus menunjukan sikap humanis dan pengayom masyarakat, bukan berlagak kayak preman, “ungkapnya.
Terpisah saat media ini melakukan konfirmasi kepada Kasi Humas Polres Sampang Ipda. Dodik Darmawan mengatakan, si oknum tersebut masih dilakukan proses Lidik oleh Propam Polres Sampang.
“Oknum WY dalam sekarang sudah masih di proses Lidik oleh Propam Polres Sampang, nanti hasilnya kami kabari iya, “ ujarnya. (Red)
kabar Malang Malang kab,orbitnews Dewan Pimpinan CabangGerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang Melakukan Aksi JILID 4 Di Balai Kota Malang 27/10/23 Sejumlah Mahasiswa yang Tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI Cabang Malang kembali melakukan aksi jilid 4 Guna menuntut keadilan Atas Tragedi kanjuruhan malang. Sejumlah Mahasiswa mendesak pemerintah Republik Indonesia, PJS WaliKota Malang, serta seluruh … Lanjutkan membaca Aksi Jilid 4 GMNI Malang Desak PJs Walikota Malang Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan
Pendidikan Lamongan, Orbit newsSekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) adalah akses atau tempat dimana anak didik menimba ilmu untuk mencapai cita-cita yang diinginkan oleh masing-masing siswa-siswi untuk masa depan mereka supaya lebih baik dan cemerlang. Anang Dwi Bagus Kridawahana kepala SMAN 1 Kedungpring lamongan menuturkan kepada awak media ini, diruang kerjanya, Senin (23/10/2023) Untuk saat ini … Lanjutkan membaca SMAN 1 Kedung Pring Lamongan Terus Berbenah,Ini Secuil,Paparanya
K Jakarta,orbitnewsKepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah melantik Irjen Pol Drs. Imam Sugianto ,M.Si menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Dr Toni Harmanto,M.H. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada upacara serah terima jabatan (Sertijab) secara tertutup di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Rabu (18/10/2023). Adapun sertijab ini merujuk surat telegram bernomor ST/2360/X/KEP./2023 … Lanjutkan membaca Kapolri Lantik Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M,Si Sebagai Kapolda Jawa Timur
Malang kab,mediasiberorbitnewsPembangunan proyek TPT di dusun alas gede desa ngingit Kec tumpang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pembangunan drainase yang lokasinya berada di dusun alas gede Desa ngingit kabupaten malang dengan volume: 111 meter PPA ws menelan biaya Rp.111.335.900.00 yang bersumber dari program DD (Dana Desa) th anggaran 2023. Berdasarkan penelusuran awak … Lanjutkan membaca Proyek TPT Makam Di Desa Ngingit Dusun Alas Gede Di Duga Tidak Sesuai Spec
Malang,mediasiberorbitnews. Usai deklarasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Malang Raya yang diselenggarakan di Gedung Sasana Krida Budaya Universitas Negeri Malang, Kamis (12/10/2023), Ketua DPC GANN Malang Raya berjanji siap perangi peredaran narkoba di wilayah Malang Raya. Hadir dalam deklarasi DPC GANN Malang Raya antara lain jajaran Forkopimda … Lanjutkan membaca Usai Deklarasi,Ketua DPC GANN Malang Raya Dwi Indrotitto Cahyo S,H. Siap Perangi Narkoba Di Wilayah Malang
KOTA MALANG. ORBIT News
Akibat di dera permasalahan pribadi, seorang gadis belia nekat berusaha mengakhiri hidupnya di jembatan Kahuripan Kota Malang pada Senin kemarin (16/1/2023).
Namun upaya itu berhasil digagalkan oleh Kapolsek Klojen Kompol Domingos Ximenes beserta jajarannya yang sigap mencegah aksi nekat tersebut.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya upaya nekat yang dilakukan oleh seorang gadis dibawah umur, kami langsung mendatangi TKP” terang Kapolsek Klojen.
Lokasi tersebut berada di jembatan Jalan Majapahit, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Karena Jembatan itu berada di kawasan pasar splindit yang ramai penduduk, sehingga apa yang dilakukan oleh gadis tersebut diketahui oleh orang yang berada di sana dan melaporkan kepada Polsek Klojen jajaran Polresta Malang Kota.
Anggota Polsek Klojen Polresta Malang Kota saat tiba di TKP langsung secara sigap melakukan penyusuran di bibir sungai.
Tak hanya itu, para relawan Kota Malang juga turut terjun dalam upaya pencarian gadis tersebut.
“Saat sampai di TKP kami langsung melakukan penyusuran, seberapa sulit medannya tapi yang jelas kita berharap gadis tersebut selamat” harap Kompol Don, sapaan akrabnya.
Kerja keras yang dilakukan oleh seluruh tim gabungan Polsek Klojen Polresta Malang Kota bersama relawan membawakan hasil yang manis, pasalnya gadis di bawah umur tersebut berhasil diselamatkan oleh tim yang menyusur ke dalam area sungai.
“Alhamdulillah korban dapat kami selamatkan dan ini semua berkat kerja keras dari seluruh anggota dan dibantu oleh para relawan” ucap syukur Kapolsek Klojen.
Dari hasil yang didapatkan dari penuturan gadis di bawah umur tersebut telah diketahui bahwa ia merupakan Warga Kecamatan, Poncokusumo Kabupaten Malang dan usianya masih sangat belia.
“Sesuai dengan keterangannya, ia berinisial NA dan masih berusia 14 tahun untuk motifnya sampai saat ini kami juga masih menggali informasi, namun yang pasti saat ini korban telah di bawa ke RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan” pungkas Kapolsek Klojen Kompol Domingos DF. Ximenes.( Mashuri/Humas)
Polres Bojonegoro bersama jajaran Forkopimda menggelar nonton bareng (Nobar) pagelaran wayang orang dengan lakon Pandawa Boyong yang diselenggarakan TNI – Polri secara live streaming dari gedung teater Taman Ismail Marzuki(TIM) Jakarta dilaksanakan di gedung AP 1 Rawi Polres Bojonegoro, Minggu, (15/01/2023) pukul 19.30 WIB.
Nobar tersebut dihadiri, Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad, SH, SIK, M.Si, Kasdim 0813 Bojonegoro,Wakapolres, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, perwakilan DPRD Bojonegoro, perwakilan Kejaksaan Negeri, perwakilan Pengadilan Negeri, pejabat Utama Polres Bojonegoro, perwakilan seniman serta tokoh masyarakat.
Selesai Nobar, Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad menyampaikan selamat atas suksesnya pagelaran wayang orang dengan tema Pandawa Boyong. Pagelaran ini luar biasa karena pemainnya diantaranya ada bapak Panglima TNI, Kapolri, KSAD, KSAL, dan KSAU.
Ini bentuk sinergitas TNI – Polri dan elemen masyarakat, selain itu ikut merawat serta melestarikan budaya asli Indonesia, salah satunya adalah wayang orang.
“Yang pertama Kegiatan Ini adalah bentuk sinergisitas antara TNI – Polri dimana Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga menjadi salah satu pemeran dalam pagelaran tersebut, yang ke 2 TNI – Polri tidak hanya mengemban tugas menjaga keamanan dan stabilitas negara namun juga peduli akan keberlangsungan dan kelestarian budaya Nusantara,” tutur Kapolres.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Budiyanto yang hadir mewakil Bupati Bojonegoro menyampaikan sangat terhibur dan menikmati pagelaran wayang orang yang diperankan oleh orang nomer satu di jajaran TNI dan Polri ini.
“Ini spektakuler, dimana empat Jenderal TNI dan satu Jenderal Polri ikut dalam pagelaran wayang orang dengan memerankan tokoh dalam pewayangan,” ujar Budiyanto.
Lanjut Budiyanto, dengan adanya pagelaran wayang orang bentuk usaha menjaga kelestarian budaya, termasuk wayang orang menjadi semakin penting untuk dilaksanakan di tengah serbuan pengaruh budaya asing sebagai dampak dari globalisasi hasil kemajuan teknologi informasi dan digital.
“”Bangsa Indonesia seharusnya lebih memilih wayang sebagai tontonan sekaligus tuntunan dalam kehidupan,” kata Budiyanto.
Sementara itu pemerhati seni dan budaya Bojonegoro Muhammad Subeki mengaku sangat mengapresiasi pagelaran wayang orang yang diperankan para pemimpin TNI dan Polri, Pagelaran tadi sangat menghibur dan ini semestinya menjadi pelecut bagi seniman dan budayawan, khususnya di Bojonegoro untuk lebih peduli dengan budaya asli Indonesia, jelasnya.
Pantuan dari awak media ini bahwa pagelaran wayang orang melibatkan para pejabat utama dari TNI AL, TNI AD, TNI AU dan Polri, juga dari gabungan seniman. (Mashuri)
Polrestabes Surabaya menggelar Majelis Dzikir Maulidurrosul SAW bersama Jamaah Al-Khidmah dan Ukhsafi Copler Comunity dalam rangka memperingati HUT Arek Bonek Surabaya Utara Ke-8, Sabtu malam (14/01/23).
Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan yang diikuti sebanyak 2.000 orang jamaah. Acara yang dimulai pada pukul 18.00 ini berlangsung di depan Mako Polrestabes Surabaya, Jalan Taman Sikatan No.1 Surabaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakapolrestabes AKBP Mochamad Nur Azis bersama para pejabat utama (PJU) Polrestabes Surabaya dan Kapolsek jajaran, Keluarga Besar Pondok Sepuh Hadrotus Syaikh K.H. M. Oestman Al Ishaqy R.A, Keluarga Besar putra putri Hadrotus Syaikh K.H. Achmad Asrori Al Ishaqy R.A, Arek Bonek Surabaya Utara, Anggota Ukhsafi Copler Community, Jamaah Al Khidmah Surabaya, KH M Ayn Nur El Yaqin El Ishaqy, Agus M Nur El Yaqin Al Ishaqi, Habib Ahmad Bin Zein Al Kaff, Habib Mustofa Al Jufri, Habib Muhammad Bi Alwy Al Atthos, Ustad Zainu Latif, Ustad Sholih dan Habib Ahmad Bin Mustofa Al Haddar.
Acara diawali dengan pembacaan Tawassul dan dilanjutkan Istiqosah bersama. Kegiatan berikutnya pembacaan Surat Yasin oleh team dari Ukhsafi Copler Comunity dan pembacaan Do’a Manaqib. Selanjutnya diteruskan dengan pembacaan Tahlil oleh K.H.Wahdi Alawy.
Tujuan utama kegiatan Majelis Dzikir dan Sholawat ini selain memperingati Hari Ulang Tahun Arek Bonek Surabaya Utara Ke-8 TH juga untuk Mendoakan Keamanan dan Keselamatan Kota Surabaya.
Seperti diketahui bahwa pada hari Senin 16 Januari 2023 mendatang akan digelar Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan di Pengadilan Negeri Surabaya. Melalui barokah Dzikir dan Sholawat yang Dipanjatkan pada malam hari ini, diharapkan dapat menjadi bagian dalam upaya menciptakan kamtibmas yang aman, damai dan kondusif di Kota Pahlawan Surabaya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan yang menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan partisipasi semua pihak yang hadir, sehingga pelaksanaan Majlis Dzikir bisa berlangsung dengan baik sesuai harapan.
“Cintaku kepada Bonek adalah Takdir, Bukan Hanya dalam Omongan,” tutur Kombes Pol Yusep.
Kapolrestabes Surabaya menceritakan bagaimana perjuangan beliau dalam mengawal Pemain Persebaya yang akan bertanding di Stadion Kanjuruhan Malang silam. Kombes Pol Yusep menceritakan kesiapan pengamanan dari Berangkat hingga kembali ke Surabaya dalam keadaan aman, sehat wal’afiat.
“Selamat Ulang Tahun Bonek Utara yang Ke-8, Teman-teman bonek telah menunjukkan kedewasaan dimana dalam merayakan Hari Ulang Tahunnya yang Ke-8 dengan menyelenggarakan kegiatan Majlis Dzikir dan Sholawat. Semoga ini bisa menginspirasi bagi Supporter di seluruh tanah air, dan semoga Supporter dan Persepakbolaan Indonesia kedepan semakin Kuat dan Maju,” pungkas Kombes Pol Yusep.
Setelah sambutan-sambutan, acara diteruskan dengan ceramah agama yang dibawakan KH Wahdi Alway dan ditutup dengan doa. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan suatu apapun dan selanjutnya jamaah membubarkan diri dengan tertib, berangsur-angsur meninggalkan Mapolrestabes Surabaya.( Mashuri)
Sudah menjadi komitmen, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selalu menunjukan sinergitas dan soliditas TNI – Polri dalam berbagai kesempatan.
Bukan hanya soal menjaga kondusivitas Negara Kesatuan Republik Indonesia, kedua pimpinan tertinggi di TNI – Polri ini juga kompak melestarikan kesenian tradisional.
Salah satunya adalah dengan main wayang orang bersama,dimana Laksamana Yudo Margono dan Jenderal Sigit bakal tampil dalam pagelaran wayang orang tersebut dengan lakon cerita ‘Pandowo Boyong’.
Pagelaran ini bakal digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Minggu 15 Januari 2023 pukul 19.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Dalam pagelaran wayang orang dengan lakon ‘Pandawa Boyong’ ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan memerankan sosok Bima Sena. Sementara istrinya, Vero Yudo Margono, bakal memerankan sosok Dewi Nagageni.
Begitu pula para Kepala Staf TNI juga ikut ambil bagian diantaranya KSAD Jenderal Dudung Abdurachman akan memerankan sosok Batara Guru, KSAL Laksamana Muhammad Ali memerankan Batara Baruna, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo akan memerankan Eyang Abiyasa.
Sedangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit akan memerankan tokoh Prabu Puntadewa. Dalam pewayangan, Puntadewa digambarkan sebagai sosok manusia yang berhati suci dan membela kebenaran.
Puntadewa yang merupakan anak sulung dari Prabu Pandu Dewanata ini juga digambarkan sebagai sosok manusia yang sabar, beriman, tekun beribadah, ikhlas dan jujur.
Prabu Puntadewa yang memiliki lima saudara kandung laki – laki yaitu Bima,Arjuna, si kembar Nakula dan Sadewa ini juga dikenal sebagai sosok yang senantiasa mengedepankan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan dan memiliki watak Hasta Brata sebagai pemimpin.
Lakon Pandawa Boyong ini mengisahkan ketika lima orang kesatria (Pandawa Lima) bersaudara boyongan atau pindah dari kerajaan Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura.
Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan para Kurawa. Proses pindahnya para Pandawa Lima ini tidak semulus dan semudah yang dibayangkan. Rintangan berat harus mereka lewati termasuk harus berperang melawan bala tantara dari Kurawa yang sebenarnya masih ada ikatan saudara dengan Pandawa Lima.
Para Kurawa yang jumlahnya jauh lebih besar dengan punya persenjataan lebih banyak, terpaksa harus ditaklukan oleh Pandawa Lima. Namun berkat kesungguhan yang didasarkan niat baik dan bijaksana, Pandawapun dapat memenangkan perang.
Pagelaran wayang orang dengan lakon cerita ‘Pandawa Boyong’ ini diinisiasi oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berkolaborasi dengan lintas generasi, para tokoh dan berbagai unsur seperti Laskar Indonesia Pusaka, Paguyuban Wayang Orang Barata, dan lain sebagainya.
Di kalangan seniman,Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memang dikenal juga sebagai sosok Laksamana Budayawan. Ini karena dirinya selama ini sangat konsen dalam melestarikan seni budaya warisan leluhur nenek moyang.
Dalam pernyataannya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono beberapa waktu lalu menyebut bahwa usaha menjaga kelestarian budaya, termasuk wayang orang menjadi semakin penting untuk dilaksanakan di tengah serbuan pengaruh budaya asing sebagai dampak dari globalisasi hasil kemajuan teknologi informasi dan digital.
Ia juga bertekad untuk ambil bagian dalam usaha melestarikan berbagai kekayaan budaya bangsa melalui tindakan-tindakan yang nyata.
“Bangsa Indonesia seharusnya lebih memilih wayang sebagai tontonan sekaligus tuntunan dalam kehidupan. Tetapi, pada kenyataannya saat ini rakyat kita, khususnya generasi muda, lebih mengidolakan tokoh-tokoh superhero produk negara lain dibandingkan tokoh-tokoh pewayangan. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mengembalikan kecintaan masyarakat terhadap budaya sendiri,”ungkap Laksamana Yudo di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dengan digelarnya lakon Boyongnya Pandawa ke Astina ini, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berharap bisa menjadi pesan moral kepada masyarakat agar lebih memahami, menghayati dan mengamalkan Pancasila.
Bahkan sosok dalam Pandawa Lima pun relevan dengan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Puntadewa adalah simbol Ketuhanan yang menjadi sila pertama dalam Pancasila.
Bimasena yang adil dan penuh rasa kemanusiaan, mewakili sila ke dua Pancasila. Arjuna mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang dinyatakan dalam sila ke tiga Pancasila.
Sementara Nakula menyimbolkan sila ke empat, yaitu permusyawaratan masyarakat sedangkan kembarannya, Sadewa simbol dari sila ke lima, keadilan sosial yang benar-benar adil.( Red)
Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto, SIK yang didampingi Kasat Binmas dan Kasat Intelkam melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro, Drs. H. Suwito, M.Si beserta pengurus dalam rangka menciptakan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) dan bersinergi dengan organisasi kemasyarakatan, bertempat di kantor PD Muhammadiyah di jalan Teuku Umar Kecamatan Kota Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro, Senin (30/1/2023) sore.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan selama ini kepada Polres Bojonegoro dan harus dilanjutkan sehingga terjalin sinergitas dan kolaborasi yang baik.
Lanjut Kapolres, kegiatan silaturahmi kepada para tokoh agama sekaligus kulo nuwun sebagai pejabat baru di Kabupaten Bojonegoro. Polres Bojonegoro mohon do’a dan kerjasamanya dengan organisasi kemasyarakatan khususnya PD Muhammadiyah untuk bersama sama dan ikut serta menjaga situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Bojonegoro tetap aman dan kondusif.
“Silaturahmi ini menjalin ukhuwah dan koordinasi serta penguatan dengan organisasi kemasyarakatan. Muhammadiyah sebagai salah satu mitra penting Polri yang terlibat aktif dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) lewat visi misinya,” ujar Kapolres, AKBP Rogib Triyanto saat menyampaikan sambutan di PD Muhammadiyah.
Sementara itu ditempat yang sama, Ketua PD Muhammadiyah, H. Suwito menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Kapolres Bojonegoro.
Menurutnya, kegiatan ini dapat memupuk rasa persaudaraan antara Polri dengan para tokoh agama. PD Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro akan selalu mendukung tugas dan progam dari Polres Bojonegoro dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolres, saya juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa persaudaraan. Sehingga diharapkan akan terjalin sinergitas untuk bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” tegas H. Suwito.
Kegiatan tersebut, dilanjutkan pemberian cenderamata dan foto bersama. (Fakrudin/Humas)
Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan Ibu dan anak. Tujuan utama Posyandu ini untuk mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan atau setelahnya.
Melalui Posyandu ini pun bisa mengontrol dan mencegah terjadinya stunting pada Baduta, Batita hingga Balita, sesuai yang diprogramkan pemerintah dengan pendampingan para Babinsa TNI AD. Tidak terkecuali Kodim 0815/Mojokerto yang pelaksanaannya melalui Koramil jajaran bersama-sama Forkopimcam dan UPT PKM masing masing wilayah.
Hingga kini Tiga Pilar bersama PKM di level kecamatan hingga tingkat desa ini terus bersinergi bahu membahu secara serius melakukan upaya pencegahan terjadinya kasus stunting pada anak.
Seperti Babinsa Banjaragung Koramil 0815/Puri Kodim 0815/Mojokerto Serma Eko Ratno Haryanto melakukan pendampingan kegiatan Posyandu yang berlangsung di Balai Dusun Brongkol Desa Banjaragung Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (04/01/2023).
Serma Eko Ratno Haryanto saat dilokasi kegiatan, mengatakan, kegiatan Posyandu bagi Baduta hingga Balita ini diawali dengan kegiatan registrasi, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, wawancara dan konseling, serta pemberian gizi. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan Ibu-ibu hamil.
Masih lanjutnya, selain kegiatan penimbangan Baduta hingga Balita dan pemeriksaan ibu hamil, pada kegiatan Posyandu ini juga dimanfaatkan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, serta mendeteksi sejak dini jika terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kekurangan gizi yang berdampak terjadinya stunting.
Pada pelayanan kesehatan kali ini ibu hamil diberikan vitamin dan biskuit. Tampak hadir dalam kegiatan tak kurang dari 25 orang, antara lain Ketua PKK Desa Banjaragung Ita Sriwahyuni, Bidan Desa Banjaragung Ulia Nur Wulan, S.Keb., yang dibantu Perawat Desa Banjaragung Wahyuni, S.Kep., dan Kader Posyandu.
Masih diwilayah Koramil Puri, dihari yang sama, usai kegiatan Posyandu, Tim Nakes bersama Babinsa juga melakukan kegiatan tracing kontak erat warga terkonfirmasi Positif Covid -19 yang berlangsung di Dusun Gatul Desa Banjaragung, Puri. Tracing dan testing yang dilakukan Nakes Desa Banjaragung Wahyuni, S.Kep., bersama Babinsa Serma Eko Ratno Haryanto, terhadap keluarga dekat yang disinyalir memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif, menunjukan hasil non reaktif atau negatif.(Mas)