Aksi Jilid 4 GMNI Malang Desak PJs Walikota Malang Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

kabar Malang

Malang kab,orbitnews

Dewan Pimpinan Cabang
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang Melakukan Aksi JILID 4 Di Balai Kota Malang 27/10/23

Sejumlah Mahasiswa yang Tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI Cabang Malang kembali melakukan aksi jilid 4 Guna menuntut keadilan Atas Tragedi kanjuruhan malang.

Sejumlah Mahasiswa mendesak pemerintah Republik Indonesia, PJS WaliKota Malang, serta seluruh elemen Pemkot Malang Segera mengusut tuntas Tragedi kanjuruhan malang seadil-adilnya dengan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang Stanis Laus Asa Umbu Sogara “Menegaskan bahwa sampai hari ini Pemerintah Republik Indonesia Dan Pemkot Malang belum berpihak kepada korban, masih berpihak kepada pelaku.

Seharunya Dari korban 135 orang yang tewas keluarga korban mendapatkan keadilan yang paling adil dengan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku Atas kelalaian dalam menjalankan tugas Dan tanggung jawabnya.

Semakin hari semakin jelas bahwa pemerintah tidak Mau bertanggung jawab atas hilangnya nyawa 135 Orang sehingga terlebih khusus Pemkot Malang tidak Mau mengawal secara masif Tragedi kanjuruhan Malang tegas Stanis”

Apapun poin tuntutan dalam aksi tersebut diantaranya :

1 Mendesak Presiden Jokowi usut tuntas Tragedi kanjuruhan Malang

  1. Mendesak PJS Wali kota Malang Untuk mengusut tuntas Tragedi kanjuruhan Malang
  2. Mendesak Polri bertanggung jawab atas Tragedi kanjuruhan Malang
  3. Hentikan Renovasi Stadion Kanjuruhan Malang

Topan

SMAN 1 Kedung Pring Lamongan Terus Berbenah,Ini Secuil,Paparanya

Pendidikan

Foto : SMKN 1 Kedungpring

Lamongan, Orbit news
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) adalah akses atau tempat dimana anak didik menimba ilmu untuk mencapai cita-cita yang diinginkan oleh masing-masing siswa-siswi untuk masa depan mereka supaya lebih baik dan cemerlang.

Anang Dwi Bagus Kridawahana kepala SMAN 1 Kedungpring lamongan menuturkan kepada awak media ini, diruang kerjanya, Senin (23/10/2023) Untuk saat ini fokusnya membenahi sekolah dimulai dari sarana dan prasarana karena di dunia pendidikan memang sangat di butuhkan bagi sekolah. demi terciptanya sistem belajar dan mengajar yang baik dan maksimal sehingga dapat menciptakan rasa nyaman,

“khususnya peserta didik sehingga dapat menghasilkan anak didik yang cerdas, handal dan Profesional yang nantinya sebagai Generasi Penerus Bangsa,”Ungkapnya.

Selain meningkatkan serta membangun sarana dan prasarana pendidikan, tentunya tak luput dari kerja keras seorang pemimpin dan dukungan dari guru-guru dan staf.

Anang Dwi Bagus Kridawahan kepala sekolah SMA Negeri 1 Kedung pring lamongan ini menuturkan akan mengutamakan sarana dan prasarana sekolah, supaya guru yang mengajar nyaman dan anak didik juga nyaman. Mulai dari pembenahan kantor beserta perabot, pagar sekolah, atap, mobiler ruang kelas dan lainnya.

Masih dikatakan Anang Dwi Bagus Kridawahana dari pada itu Pihaknya akan berjuang untuk meningkatkan prestasi sekolah, meski saat ini prestasi akademik nya tergolong bagus sangat tinggi hingga ada yang diterima di perguruan tinggi negeri, ikatan dinas dan lainnya.

Sementara ini untuk peningkatan SDM terus digerakkani, terus melakukan koordinasi dengan guru-guru, “kita terus melihat programnya sudah berjalan sejauh mana. Saya sangat berharap prestasi sekolah makin meningkat, orang percaya dengan sekolah ini dalam hal prestasi dan saya menghimbau kepada empat wakil kepala sekolah beserta staf dan dewan guru agar dapat melaksanakan tugas sesuai tupoksinya masing-masing” Tutupnya. * ( Mashuri )

Kapolri Lantik Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M,Si Sebagai Kapolda Jawa Timur

K

Jakarta,orbitnews
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah melantik Irjen Pol Drs. Imam Sugianto ,M.Si menjadi Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Pol Dr Toni Harmanto,M.H.

Pelantikan tersebut dilaksanakan pada upacara serah terima jabatan (Sertijab) secara tertutup di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Rabu (18/10/2023).

Adapun sertijab ini merujuk surat telegram bernomor ST/2360/X/KEP./2023 tanggal 14 Oktober 2023 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Drs.Agus Andrianto,S.H,M.H.

Sebelum dilantik sebagai Kapolda Jatim menggantikan Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,M.H yang saat ini dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri ( Penugasan Luar Struktur ), Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si adalah Kapolda Kalimantan Timur.

Perwira Tinggi Polri kelahiran Malang Jawa Timur 56 tahun yang lalu itu ( 11 Maret 1967 ) tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Institusi Polri.

Bahkan jebolan AKPOL tahun 1990 itu juga pernah menjadi Ajudan Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada tahun 2012 sebelum akhirnya menjadi Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2014.

Satu tahun kemudian ia menjabat sebagai Karobinops Sops Polri (2015 ) hingga pada tahun 2019 ia kembali menjabat sebagai Wakapolda Kalimantan Barat.

Pada tahun 2020, Irjen Pol Imam Sugianto mendapat jabatan sebagai Asisten Operasi Kapolri dan satu tahun kemudian ia mendapat jabatan sebagai Kapolda Kalimantan Timur (2021).

Saat masih sebagai Perwira Menengah Polri, ia pernah juga menjabat sebagai Kapolresta Surabaya Timur ( pada masanya sebelum menjadi Polrestabes Surabaya ).

Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres Gresik pada tahun 2008 sebelum akhirnya dimutasikan dan menjabat sebagai Sespri Kapolri.

Pada tahun 2009 ia kembali mendapat jabatan sebagai KapolresMetro Bekasi Kota (2009 ) dan Kapolres Metro Jakarta Selatan pada tahun 2011 yang satu tahun kemudian ia diangkat sebagai Ajudan Presiden Susilo Bambang Yudoyono ( 2012 ).

Sementara itu Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelantikan sejumlah Perwira Tinggi Polri.

“Ya betul, Sertijab Dankor Brimob, Kapolda Jatim, Kaltim, Kalteng, NTB dan Babel,” kata mantan Kadiv Humas itu.

Proyek TPT Makam Di Desa Ngingit Dusun Alas Gede Di Duga Tidak Sesuai Spec

Malang kab,mediasiberorbitnews
Pembangunan proyek TPT di dusun alas gede desa ngingit Kec tumpang diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pembangunan drainase yang lokasinya berada di dusun alas gede Desa ngingit kabupaten malang dengan volume: 111 meter PPA ws menelan biaya Rp.111.335.900.00 yang bersumber dari program DD (Dana Desa) th anggaran 2023.

Berdasarkan penelusuran awak media di lapangan ternyata banyak ditemukan kejanggalan yang semakin menguatkan akan adanya dugaan penyimpangan di antaranya kualitas pasir dan material lainnya serta pemasangan batu tidak didasari dengan sirtu dan semen hingga tidak sesuai spek yang ada di Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dan terkesan ‘asal-asalan” dalam pengerjaannya.

Menurut cak huri ketua LSM Rekam Jejak menyorot tajam pembangunan TPT makam yang menggunakan uang negara ini diduga banyak menggunakan bahan material kualitas rendah seperti semen dan pasir yang kualitasnya lebih jelek dan lebih murah Selasa (10/10/2023)

“Material bangunan ada di sekitar proyek dengan kualitas rendah akan mempengaruhi kualitas dan umur bangunan itu sendiri.” serta campuran pasir tanah atau Katel dan semen tanpa takaran ukuran yang standar dan pekerja nya hampir semua tidak memakai APD.

Huri sapaan akrabnya menambahkan dengan kejanggalan proyek tersebut, Saya minta inspektorat pemkab malang turun untuk mengaudit, Tegasnya.

Sementara itu ,Kepala Desa alas gede ngingit, Senin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan pembangunan drainase yang bersumber dari DD 2023, Hhh..selama ini saya dan pelaksana takut juga Jika dalam pelaksanaan tidak sesuai RAB, karena kami juga dievaluasi dari kecamatan dan dinas terkait di ngingit tersebut sudah sesuai dengan RAB m ujar Kades Senin pada rekan media orbit news dan media infopol.co.id

“Pekerjaan itu sudah sesuai RAB mas, RAB-nya memang begitu adanya”
Team

Usai Deklarasi,Ketua DPC GANN Malang Raya Dwi Indrotitto Cahyo S,H. Siap Perangi Narkoba Di Wilayah Malang

Malang,mediasiberorbitnews.

Usai deklarasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Malang Raya yang diselenggarakan di Gedung Sasana Krida Budaya Universitas Negeri Malang, Kamis (12/10/2023),

Ketua DPC GANN Malang Raya berjanji siap perangi peredaran narkoba di wilayah Malang Raya.

Hadir dalam deklarasi DPC GANN Malang Raya antara lain jajaran Forkopimda Malang Raya, FKUB Malang Raya, Ketua Umum GANN Fakhruddin Sanghaji Bima, Ketua DPD GANN Jawa Timur Linasrillah Nurus Subhi (Gus Anas), Dansatpom Lanud Abd Saleh Letkol Pom Budi Utomo, Ormas Pemuda Pancasila, dan LSM di Malang Raya.

Dalam sambutannya Ketua Umum DPP GANN Fakhruddin Sanghaji Bima menyebutkan bahwa DPC GANN Malang Raya bukan milik pengurus, tetapi adalah milik warga Malang Raya.

“Kedepannya harapan saya, setelah deklarasi ini, jadikan warga Malang Raya sebagai GANN, setiap pintu jadikan satu warga sebagai anggota GANN. Sehingga menjadikan masyarakat Malang Raya bersinar tanpa narkoba.” ujarnya.

Lebih lanjut, Fakhruddin Sanghaji juga menjelaskan awal mula terbentuknya GANN hingga sekarang sudah berdiri diseluruh pelosok Indonesia.

“Awal mula GANN terbentuk, berawal dari rasa keprihatinan saya sendiri terhadap nasib anak bangsa. Yang jelas saya harapannya kita masyarakat Indonesia sendiri bagaimana kepedulian kita dalam melindungi generasi masa depan dari bahaya Narkotika. Hingga saat ini diseluruh provinsi sudah terbentuk pengurus. Mulai dari Sabang sampai Papua Barat.” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPC GANN Malang Raya Dwi Indrotito Cahyono, S.H menegaskan bahwa GANN Malang Raya akan berjuang dalam memberantas peredaran narkotika di seluruh pelosok wilayah Malang Raya.

“Tujuan yang utama kita ialah perang untuk melawan narkoba. Kita melakukan sosialisasi anti narkoba diseluruh Malang Raya.” tandasnya.

Dengan dideklarasikannya DPC GANN Malang Raya, maka program-program DPC GANN akan segera dijalankan. Terdekat akan dibentuk Pengurus Anak Cabang (PAC), dan dilakukan diklat terhadap para petugas penyuluh anti narkoba yang akan bertugas untuk bersosialisasi anti narkoba di sekolah, institusi, kelompok pengajian hingga komunitas terkecil.

“Kita akan segera bentuk PAC, sudah terbentuk 18 PAC dari 41 PAC di Malang Raya. Jadi target kita seluruh PAC harus terpenuhi, DPC GANN Malang Raya harus menyebar dan segera melakukan sosialisasi anti narkoba sampai pelosok-pelosok.” ungkap Tito panggilan akrabnya.

Lebih lanjut, Tito juga mengatakan bahwa di Malang Raya peredaran narkoba sudah mengkhawatirkan dan harus segera diperangi untuk menjaga generasi muda penerus masa depan.

“Kita tidak bisa mengukur, yang jelas kita harus beranggapan ini sudah darurat narkoba di Malang Raya. Jadi kita antisipasinya harus siap memerangi narkoba di Malang Raya. Intinya itu.” pungkasnya.

Rangkaian acara deklarasi dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Kirab Pataka, sambutan dari Forkopimda, serta dilanjutkan pengukuhan pengurus DPC GANN Malang Raya dan ditutup dengan hiburan tari-tarian tradisional.

Jurnalist :Topan

Editor :Mashuri

Bukti Keseriusan Untuk Perangi Narkoba,Ratusan Spanduk Sam Tito Bertebaran Di Seluruh Malang Raya

Malang,orbitnews
Ketua DPC GANN Malang Raya, Dwi Indrotito Cahyono, SH. benar-benar serius untuk memerangi narkoba di wilayah Malang Raya. Dibuktikan dengan lanjutan audensi bersama pengurus DPC GANN Malang Raya ke beberapa instansi pemerintah.

Senin malam (09/09/2023) nampak bertebaran ratusan spanduk perangi narkoba dibeberapa sudut wilayah Malang Raya, menunjukan keseriusannya dalam memerangi narkoba bagi pria yang lekat dengan tampilan khas kumis tebal mewarnai wajahnya, yang familiar dengan panggilan Sam TITO.

Menurut Sam TITO, bahwa banyaknya pemasangan sepanduk tersebut, justru dipasang oleh warga masyarakat atas kesadarannya tentang bahaya narkoba bagi generasi muda.

“Kami datang untuk menjalin silaturohim kepada warga masyarakat di Malang Raya, kami ngobrol dan mengajak warga untuk ikut bersama dalam mencegah dampak bahaya narkoba sekaligus memeranginya. Karena kemungkinan hal diatas bisa saja terjadi pada lingkungan keluarga.” Ujar Sam TITO pada awak media Ifopol.co.id

Diterangkan oleh Sam TITO, saat dirinya datang berkunjung ke rumah-rumah warga, disela-sela pembicaraan, dia tawarkan jika warga berkenan memasang spanduk, sebagai bentuk sosialisasi pencegahan dampak bahaya narkoba.

“Alhamdulillah, warga kita bagi spanduknya dan berkenan memasang spanduk tersebut dengan sukarela, akhirnya yang lainpun juga ikutan sengkuyung membantu.” Jelas Sam TITO.

Ratusan spanduk yang telah terpasang, salah satunya adalah di lokasi Kepanjen Kabupaten Malang, selain itu juga terpasang di sebuah warung kopi di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis. Juga di area Lowokwaru, Kedungkandang Kota Malang

“Gerakan sosialisasi pemasangan spanduk atas dasar kesadaran ini akan terus dilakukan diseluruh pelosok kampung di wilayah Malang Raya. Malam ini sebagian terpasang di area Kabupaten dan Kota Malang, mungkin besok di disusul di Kota Batu.” Kata Sam TITO.

“Bagi warga masyarakat Kota Malang yang menghendaki spanduk Generasi Cerdas Bebas Narkoba untuk dipasang didepan rumah, DPC GANN Malang Raya akan memberikannya. Kontaknya ke Mas Billy .” Jelas Sam TITO yang aktif sebagai Advokat di Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI) di Jalan Teluk Grajakan Rukan G, Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang. (Topan)

GMNI Malang Desak PJS Walikota Malang Segera Tuntaskan Tragedi Kanjuruhan

Malang ,mediasiberorbitnews. Dewan Pimpinan Cabang
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang Melakukan Aksi JILID III Di Balai Kota Malang 04/10/23

Puluhan Mahasiswa yang Tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI Cabang Malang melakukan aksi guna menuntut keadilan Atas Tragedi kanjuruhan malang. Puluhan Mahasiswa mendesak PJS WaliKota Malang serta seluruh elemen Pemkot Malang Segera mengusut tuntas Tragedi kanjuruhan malang seadil-adilnya dengan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

Dalam aksi damai yang digelar GmnI Cabang Malang pada 4 Oktober 2023 yang dimana adalah aksi Lanjutan dari aksi sebelumnya, namun aksi tersebut berujung kekecawaan yg membekas dalam tumbuh GmnI Malang dikarenakan aksi penyampaian aspirasi mereka di sepelakan Pemerintah Kota Malang terbukti Saat digelarkan aksi penyampaian aspirasi oleh Mahasiswa GmnI Malang, beberapa Oknum Polisi yang bertugas mengamankan dilokasi berusaha menghalang-halangi Mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi rakyat.

Bahkan mereka membuka music dengan Suara yang keras sehingga Suara aspirasi yang di sampaikan oleh Mahasiswa melalui toa (pengeras suara) tidak terdengarkan Dan juga aksi tersebut sempat mendapatkan ancaman dari pihak Polisi. Dilokasi penggelaran aksi sempat terjadi adu argumen antara Polisi Dan Mahasiswa Padahal dalam aksi tersebut tidak ada perusakan fasilitas umum
Seharunya tugas Polisi adalah melindungi, menjaga dan mengayomi Serta mengawal massa yang berdemonstrasi bukan menghalang-halangi. Apalagi ini mengenai kasus hilangnya keadilan bagi korban.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang Stanis Laus Asa Umbu Sogara “Menegaskan bahwa Putusan Hakim Dan putusan MA belum berpihak kepada korban masih berpihak kepada pelaku, Seharunya Dari korban 135 orang yang tewas keluarga korban mendapatkan keadilan yang paling adil dengan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku Atas kelalaian dalam menjalankan tugas Dan tanggung jawabnya.

Dari keputusan Hakim Dan putusan MA dapat kita menilai bahwa hukum Di Indonesia selalu menindas Masyarakat kecil Dan Semakin hari semakin jelas bahwa pemerintah tidak Mau bertanggung jawab atas hilangnya nyawa 135 Orang sehingga terlebih khusus Pemkot Malang tidak Mau mengawal secara masif Tragedi kanjuruhan Malang tegas Stanis”

Lanjut Stanis Tanggal 1 Oktober 2023 Kemarin telah genap satu tahun Tragedi Kanjuruhan Malang, selama satu tahun pula keadilan terus di perjuangkan oleh keluarga korban tetapi sampai hari ini Belum mendapatkan keadilan itu. Melihat kondisi tersebut GMNI Malang melakukan aksi jilid III Untuk mendesak PJS WaliKota Malang serta seluruh elemen Pemkot Malang Segera mengusut tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang.
Apapun poin tuntutan dalam aksi tersebut diantaranya :

1 Mendesak Presiden Jokowidodo usut tuntas Tragedi kanjuruhan Malang

  1. Mendesak PJS Walikota Malang Untuk mengusut tuntas Tragedi kanjuruhan Malang
  2. Mendesak Polri bertanggung jawab atas Tragedi kanjuruhan Malang
  3. Hentikan Renovasi Stadion Kanjuruhan Malang

Red

Koramil 0821/02 Kenalkan Saka Wira Kartika Kepada Siswa SMK Adyatma Sukondo

Lumajang,mediasiberorbitnews,Pendim 0821 – Saka Wira Kartika adalah wadah kegiatan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk meningkatkan kesadaran bela negara melalui pengetahuan dan keterampilan di bidang matra darat.

Hal tersebut disampaikan, Babinsa Bondhoyudo Koramil 0821/02 Sukodono Koptu Asep Ardiono, saat melaksanakan memberikan pengenalan Saka Wira Kartika Sriwijaya, kepada siswa SMK Adyatma Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (22/9/2023).

Dalam kesempatan itu, Asep Ardiono menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk memberikan pengenalan Saka Wira Kartika, dalam rangka mencari bibit untuk menjadi anggota Saka Wira Kartika, untuk memunculkan bakat bakat muda dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan dan Bela negara sebagai warga negara Indonesia.

“Dalam hal ini, kami sebagai penjembatan bagi adik-adik SMK Adyatma yang ingin masuk dalam gerakan Pramuka Saka Wira Kartika ‘Sriwijaya’ Pangkalan Koramil Sukodono, oleh karena itu, kami memberikan pandangan menjadi seorang anggota Saka,” kata dia.

Dirinya juga mengajak, kepada seluruh siswa mengikuti kegiatan kepramukaan sebagai anggota Saka Wira Kartika

“Tujuan dari Saka itu sendiri, untuk membentuk patriot bangsa yang setia, berbakti, dan menjunjung tinggi nilai luhur bangsa serta tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Matra darat dalam Wasa Saka Wira Kartika,” pungkasnya. (Pendim 0821)

Ketua F-Jinlu Lumajang Mendukung Kinerja Bupati Selama Lima Tahun Kemaren

Lumajang,MediaSiberOrbitNews, Muchammad Misdi. SH.MH, selaku ketua F-Jinlu dan pimpinan surat kabar nasional, Merdekanews. Berterima kasih kepada Cak Thoriq dengan Bunda indah, sudah menyelesaikan purna tugasnya hari ini 23/09/2023, sebagai bupati dan wakil bupati lumajang.

Menurutnya, program yang sudah dilaksanakan oleh cak thoriq dan bunda indah, Misdi menyampaikan kalau kinerja bupati sudah maksimal, penilaian masyarakat sudah bagus. Namun demikian tidak menampik adanya kekurangan dari bupati, misdi berkilah manusia tidak luput dengan salah juga tidak ada manusia yang sempurna.

Jangankan bupati, Presiden mungkin juga punya kekurangannya. Tetapi semuanya kan harus dibenahi. Tidak mungkin Orang mengakui dirinya bersalah, pada intinya orang yang mengaku tidak bersalah pasti dia bersalah ujarnya, saat ditemui di alun alun lumajang.

Pada kesempatan yang sama, misdi mengaantungkan harapannya kepada PJ Bupati lumajang yang baru. Agar program – program yang selama ini berjalan bisa melanjutkannya, memberikan program program baru bisa membuat lumajang lebih maju, yang terpenting lumajang tetap kondusif.

Kalau menurut penilaian saya pribadi, pendapat saya, selama pemimpinan bupati dan wakil bupati sangat baik, buktinya tadi ada konfoi untuk mengantarkan wakil bupati pulang mas, terkait dengan rapot merah kemarin yang sempat ada demo PMII kemarin di Pemda.menuru saya wajar – wajar saja.

Penilaian rapot merah dari pihak-pihak yang menghendaki agent of chenge atau agen perubahan hasil kinerja lima tahun menjabat, kalau kita lihat pelayanan publik di lumajang sangat baik selam dalam naungan bupati dan wakil bupati lumajang,”tuturnya ( Arifin)

Kolaborasi Babinsa Dan Bhabinkamtibmas  Tekung,Amankan Karnaval Di Wilayah Binaan

Lumajang,mediasiberorbitnews, Pendim 0821 – Sebagai upaya memberikan rasa aman, Babinsa dan Babinkamtimas Tekung, melaksanakan pengamanan karnaval siswa taman kanak kanak sampai dengan Sekolah Dasar sewilayah Tekung, bertempat dijalan Desa Tekung Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (18/9/2023).

Pengamanan Karnaval tersebut, merupakan kegiatan dalam rangka rangkaian memeriahkan, peringatan hari ulang tahun ke 78 kemerdekaan Republik Indonesia, tahun 2023. Dengan ikut berpartisipasi dengan memberikan rasa aman dan nyaman, kepada peserta.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Tekung, Serda Aris Puwanto mengatakan, bahwa dirinya bersama Babinkamtibmas Tekung, berkomitmen untuk selalu berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan yang ada di wilayah binaan.

“Kami tetap terus bersinergi dalam kegiatan yang ada di wilayah, salah satunya kegiatan hari ini, melaksanakan pengamanan karnaval siswa taman kanak-kanan sampai dengan Sekolah Dasar, sebagai bentuk dukungan dengan memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga pelaksanaan karnaval berjalan lancar,” kata dia.

Sementara itu, Babinkamtibmas Tekung Bripka Mada mengatakan, bahwasanya pihaknya bersama Babinsa, sebagai wujud kolaborasi, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah.

“Dengan kegiatan ini, kami bersama bapak Babinsa sebagai garda terdepan di wilayah, akan terus hadir di setiap kegiatan apapun yang di laksanakan oleh warga masyarakat, tujuannya untuk memberikan pengamanan yang optimal, guna pelaksanaan berjalan lancar dan kondusif,” pungkasnya. (Pendim 0821)

Taufan Dani

Polresta Malang Kota Berhasil Ungkap Kasus Perdagangan Bayi Dan Amankan Tiga Tersangka

Kota Malang, Orbitnews, Satuan Reskrim Polresta Malang Kota berhasil membongkar sindikat perdagangan bayi yang melibatkan tiga orang tersangka.

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tersebut dilakukan melalui forum jual beli melalui sosial media Facebook dan WhatsApp.

Tiga orang tersangka dalam kasus ini masing-masing ES (19), MF (19), selaku orang tua bayi dan AL (21), berperan sebagai perantara.

Ketiganya berhasil diamankan oleh Satreskrim Polresta Malang melalui peran serta informasi dari masyarakat.

Hal itu seperti yang di sampaikan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Budi Hermanto melalui Plt.Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, S.E.., S.I.K., saat Konferensi pers
Jum’at (15/9/2023),

“Tindak Pidana ini berawal dari informasi dari masyarakat tentang adanya praktik jual beli bayi pada grup Facebook yang di tawarkan oleh seseorang melalui perantara,”jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan para tersangka, modus yang digunakan oleh para pelaku adalah melalui platform Facebook dengan nama “ADOPSI BAYI BARU LAHIR” dan sebuah grup WhatsApp “Grup adopter dan bumil Amanah”.

Di sini, lanjut Kompol Danang para pelaku menawarkan bayi untuk diadopsi dengan tarif Rp 8.000.000 hingga Rp 18.000.000.

Perdagangan bayi ini akhirnya terungkap ketika pelapor bertemu dengan salah satu tersangka di Kec. Lowokwaru Kota Malang pada 5 September 2023 yang lalu.

“Bayi tersebut berasal dari Sukoharjo, Jawa Tengah. Setelah itu, perantara akan mengambil bayi dari orang tua dan memberikan uang kepada orang tua bayi tersebut,”terang Kompol Danang.

Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk pakaian bayi, buku kesehatan ibu dan anak (KIA), beberapa handphone dengan berbagai merek, dan uang tunai sebesar Rp 6.500.000.

Kini bayi malang tersebut telah berada di RS di Kota Malang untuk dilakukan perawatan dengan pendampingan dari Dinas Sosial.

“Rencana tindak lanjut yang akan dilakukan adalah koordinasi dengan dinas sosial P3AP2KB dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait proses perkara,” tambah Kompol Danang.

Atas perbuatannya para pelaku di jerat dengan Pasal 83 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 2 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Ancaman hukuman yang dihadapi adalah penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun,”tegas Kompol Danang.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dengan adanya praktik-praktik ilegal terkait pengadopsian anak dan selalu memastikan legalitas proses adopsi melalui dinsos sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Taufan Dani )

GMNI Cabang Malang Desak Pemerintah Kota Malang Hentikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Malang kota, mediasiberorbitnews Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia( GMNI )Cabang Malang Mendesak Pemerintah kota malang hentikan alih fungsi lahan pertanian kamis 14/09/23.

Masalah pertanian di indonesia terlebih khusus di kota malang sampai hari ini sangat miris karena ahli fungsi lahan yang terjadi di kota malang yang menyebabkan petani kehilangan mata pencarian dan terjadi krisis pangan yang di kota malang.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI Cabang Malang turun dijalan menyampaikan aspirasi masyarakat terlebih khusus petani yang lahannya semakin sempit dan dialih fungsikan menjadi perumahan-perumahan bukan untuk rakyat tetapi untuk kalangan elit

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia( GMNI )Cabang Malang Stanis Laus Asa Umbu Sogara ikut berkomentar bahwa mati atau hidupnya suatu bangsa di tentukan oleh hasil pangannya sehingga masalah pertanian harus di perhatikan oleh pemerintah terlebih khusus pemerintah kota malang karena sudah diatur Didalam undang-undang nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar Pokok-pokok agraria.

“Pemerintah Kota Malang harus mengambil langkah konkret menangani masalah pertanian di kota Malang dan segera Pemerintah Kota Malang menghentikan ahli fungsi lahan yang sangat marak di kota malang agar petani petani dan masyarakat kecil bisa sejaterah” tegasnya.

Poin-poin tuntutan GMNI cabang malang ;
Mendesak jokowi menyelesaikan masalah agraria di indonesia , mendesak DPRD kota malang segara menghentikan alih fungsi lahan di kota malang, Mendesak DPRD Kota Malang agar segara melaksanakan lahan pangan berkelanjutan LP2B di kota Malang, Mendesak dinas ketahanan pangan dan pertanian (dispangtan) agar segara mengatasi masalah pangan di Kota Malang, Mendesak badan pelayanan pajak daerah (Bapenda) memberikan keringanan pajak bagi petani dalam hal pembayaran pajak, Mendesak Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) agar serius menangani masalah pertanian di kota Malang.(tim)

Berantas Narkoba Melalui Asistensi “Kampung Bersinar”Bebas Dari Narkoba

Mojokerto,-Orbitnews.Guna menekan atau mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Indonesia, khususnya diwilayah Jawa Timur, pihak kepolisian terus melakukan inovasi. Salah satunya yang saat ini digalakkan yakni, Asistensi Kampung Bebas Dari Narkoba “Kampung Bersinar”.

Kali ini, kegiatan Asistensi Kampung bersinar dilaksanakan di Balai Desa Lebaksono, Kec. Pungging, Kab. Mojokerto, Kamis (07 September 2023) sekitar pukul 12.00 s/d 13.10 WIB.

Dalam kegiatan ini, dihadiri oleh Penyidik Madya 3 AKBP Rony Purwahyudi, S.H., Penyidik Madya 4 AKBP Dyah Arum Sari, S.I.K, M.M., Kanit I Bagwasdik Kompol Emi Sugiarti, S.H., Kanit II Bagwasdik Kompol Moch Mukid, S.H, M.H., Kasat Narkoba Polres Mojokerto AKP Marji Wibowo, S.H., Kanit Intel Ipda M. Abd Hasyim, Kanit Sabhara Iptu M. Yahya, Kades Lebaksono H. Afan Faizin dan Perangkat Ds. Lebaksono.

Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan yang diberikan oleh Kasat Narkoba Polres Mojokerto, AKP Marji Wibowo, S.H. Beliau mengucapkan terimakasih kepada tim dari Polda Jatim yang hadir di Kampung Bersinar Desa Lebaksono.

“Alhamdulillah, selama saya menjabat Kasat Narkoba di Polres mojokerto, kami selalu berkordinasi dengan Bapak Kepala Desa Lebaksono terkait Kampung Bersinar (bersih Narkoba). Kami juga sering memberikan sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba kepada warga, Karangtarung dan Siswa-Siswi yang berada di wilayah Pungging,” jelas Marji.

Ia juga mengajak Kepala Desa Lebaksono dan juga perangkat desa untuk berperan akitf bersama pihak kepolisian untuk terus mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat.

“Mengingat banyaknya warga yang kos di wilayah Ds. Lebaksono, kami meminta kepada Bapak Kepala Desa bersama – sama dengan kami untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkoba,” ungkapnya.

Selanjutnya, sambutan diberikan oleh Penyidik Madya 4 AKBP Dyah Arum Sari, S.I.K., M.M., mengatakan, pemberian Asistensi Kampung Bersinar bukan hanya semata – mata hanya untuk simbolis saja.

“Kami juga ingin bekerjasama dengan elemen – elemen terkait, tentang masalah Narkoba. Kami akan melihat strukturnya, anggaran dan persiapannya di Kampung Bersinar (Bersih Narkoba) yang berada di wilayah Mojokerto, khususnya Ds. Lebaksono Kec. Pungging Kab. Mojokerto. Karena kami ditunjuk sebagai Tim Asistensi tingkat Polda Jawa Timur,” ungkapnya.

Usai sambutan dari Penyidik Madya 4, selanjutnya sambutan diberikan oleh Penyidik Madya 3 AKBP Rony Purwahyudi, S.H. Ia menjelaskan kehadiran tim Asistensi Kampung Bersinar dari Polda Jatim bukan untuk melakukan penilaian.

“Kita tidak melakukan penilaian, tapi kami memberikan asistensi sesuai dengan kebutuhan. Gagasan dari kampung narkoba untuk menangkal semua masyarakat bisa terbebas dari penyalahgunaan Narkoba,” katanya.

Perwira dengan 2 melati tersebut juga menjelaskan bahwa, memberantas narkoba bukan tanggung jawab polri saja. Namun, tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat.

“Kampung bersih narkoba bukan milik polisi, tetapi milik semua Steek Holder semua termasuk masyarakat. Untuk perkantoran narkoba dimulai dari tingkat BNN, BNNP, BNNK dan di tingkat desa ya di beri nama Kampung tangguh bebas dari Narkoba,” urainya.

AKBP Rony berharap, Kasat Narkoba Polres Mojokerto dapat bekerja sama secara maximal untuk melakukan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).

“Dasar kita adalah pasal 54 bahwa pecandu narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan wajib untuk di rehab. Pembentukan kampung bersih narkoba adalah memberikan kesempatan yang seluas – lunya kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Kampung tangguh bebas narkoba ini nanti bisa buat contoh untuk desa – desa yang lain,” pungkasnya.

Yang terakhir, sambutan dilakukan oleh Kades Lebaksono, H. Afan Faizin. Ia mengucapkan terimakasih sudah memilih kampungnya sebagai perwakilan Kab. Mojokerto menjadi kampung bebas dari Narkoba.

“Perlu saya sampaikan bahwa, kami bersama dengan perangkat bekerja dengan semaksimal mungin untuk menjadikan kampung kami bebas dari Narkoba. Kendala kami di tahun 2023 ini adalah anggaran. Namun untuk tahun 2024, Insya Allah sudah kami ajukan dan Insya Allah anggaran nanti bisa turun,” ungkapnya.

Ia berharap, kedepannya, diberikan tempat untuk rehabilitasi narkoba bagi para pecandu narkoba yang tidak jauh dari kampung yang dipimpinnya itu.

“Kami hanya berharap, masyarakat bisa lebih mudah dan tidak berpikiran negatif tentang adanya kampung bersih narkoba dan juga tempat Rehab nantinya,” tutupnya.

Selam kegiatan Asistensi Kampung Bersih Dari Narkoba “Kampung Bersinar” di Desa Lebaksono, Kec. Pungging, Kab. Mojokerto berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.(Mashuri)

Puncak Peringatan H.U.T RI Ke-78th,Di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Berlangsung Meriah

Malang kabupaten.orbitnews

Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan sejak tanggal 23 Agustus 2023
yang lalu, Panitia Peringatan HUT ke – 68 Kemerdekaan RI Tingkat Kecamatan tumpang kabupaten malang, jum’at 01 September 2023 menggelar
puncak acara peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini, Panitia melakukan kemasan acara yang berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini puncak acara diselenggarakan dengan menggelar pentas seni dan pembagian trofi penghargaan kepada semua yang terlibat di acara peringatan H.U.T RI di Kecamatan tumpang.

Acara ini selain dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan tumpang, PPHBBN juga dihadiri oleh jajaran UPTD dan Dikdas Kecamatan Tumpang, Polsek, Koramil,Banser, Perangkat Desa, Kepala Dinas, Kantor, Lembaga baik milik pemerintah maupun swasta, Kepala Sekolah dari jenjang TK, SD, SLTP maupun SLTA, dan masyarakat umum.

Dalam acara ini, diisi juga dengan penampilan berbagai kesenian, baik dari unsur masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan tumpang, juga dari beberapa sekolah yang berada di wilayah Kecamatan tumpang, serta dari kelompok Guru di lingkungan UPTD PAUD,SMP,SMA dan Dikdas Kecamatan tumpang

Dalam sambutan laporannya, Panitia Peringatan HUT ke – 78 Kemerdekaan RI Tingkat Kecamatan tumpang yang di pimpin oleh bapak camat Nandang Jumantara disampaikan seluruh jajaran baik dari seluruh PNS yang berada di lembaga pemerintah.

Nandang Jumantara selaku camat tumpang sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan tumpang mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan partisipasi semua pihak, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

Sebagai penutup acara H.U.T RI Ke 77 pentas seni ini, digelar pentas seni dari adik-adik sekolah SMK

(Taufan)

Kapolresta Malang Kota Menerima Penghargaan Dari Lemkapi Terkait Program SIMPONI

Kota Malang,Orbitnews. Respon positif dan apresiasi kembali didapatkan oleh Polresta Malang Kota atas inovasi pelayanan kepada masyarakat Kota Malang.

Kali ini Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan penghargaan dalam Presisi Award 2023 kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto yang akrab disapa Kombes BuHer yang telah mengoptimalkan peran Polisi RW.

Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Hasibuan, SH., M.H mengatakan penghargaan tersebut layak diberikan kepada Polresta Malang Kota karena sukses melahirkan inovasi SIM Polisi RW Melayani yang disingkat SIMPONI.

“Setelah kami mengecek melalui pemberitaan serta dari berbagai sumber informasi, SIMPONI ini hanya ada Polresta Malang Kota. Hal ini menunjukkan bahwa peran Polisi RW di masyarakat itu bisa dirasakan dengan baik,” jelas Dr Edi Hasibuan di Malang, Kamis (31/8).

Ia menyebut bahwa program layanan SIMPONI ini berhasil membantu para pemohon SIM khususnya para pemula.

“Bahkan ini bisa mendorong ketertarikan masyarakat semakin tinggi, hingga sukses menarik animo 10 pemohon SIM melalui SIMPONI per harinya,”tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa Polisi itu memilik peran penting di dalam membantu, melayani, menolong dan mengayomi masyarakat. Penghargaan ini sebagai bukti bahwa kualitas menjadi penolong masyarakat yang baik, sesuai dengan program Kapolri.

“Bagaimana masyarakat merasakan peranan Polisi RW secara nyata. Tadi kalau kami melihat, bagaimana mereka (pemohon SIM) dibantu oleh Polisi RW. Hingga kemudian mereka mendapatkan SIM tidak susah-susah,” ujarnya.

Selain SIMPONI ia juga mengapresiasi inovasi Jogo Malang Presisi, yang merupakan pengembangan dari Panic Button on Hand (PBOH).

Inovasi yang kala itu dicetuskan oleh Brigjen Pol Singgamata yang masih berpangkat AKBP, saat menjabat Kapolres Malang Kota.

Inovasi itu, juga merupakan pematangan dari Aplikasi Jogo Malang yang digagas oleh Kapolresta Malang Kota sebelumnya, Kombes Pol Leonardus Simarmata. Kini aplikasi itu semakin kompleks dan lengkap.

Berbagai layanan, mulai dari PBOH, SPKT, Satreskrim, hingga informasi kuliner dan wisata di Kota Malang sudah lengkap. Tidak terlewat terkait informasi mengenai Polisi RW setempat, di setiap wilayah RW di Kota Malang.

Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, bahwa penghargaan ini adalah apresiasi yang sangat luar biasa.

Ia mengaku tidak bisa mengukur tingkat kebaikan performa layanan yang telah dilakukan dan diberikan kepada Masyarakat selama menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota.

Dengan adanya apresiasi dari pihak eksternal, menurut Kombes BuHer menjadi bukti penting, pelayanan publik yang diselenggarakan oleg Polresta Malang Kota dinilai baik.

“Ini adalah tantangan bagi pejabat Kapolresta Malang Kota selanjutnya bagaimana melanjutkan program yang sustainable atau berkelanjutan, seperti indikator penilaian oleh Kemenpan-RB,”ungkap Kombes BuHer.

Sembari mengucap terimakasih atas apresiasi yang telah diberikan, ia juga kembali mengingatkan visi penting sebagai seseorang khususnya pejabat publik.

“Tidak perlu menjadi hebat, tetapi jadilah bermanfaat,” pungkas Kombes BuHer. (Mashuri/Taufan)

Dugaan Pungli Atribut Yang Dilakukan Sekolah SMPN 20 Gresik, Diduga ada Bekingan LSM

Orbit news || Gresik. Wali murid mengaku diwajibkan untuk membeli atribut sekolah seharga 500 ribu untuk siswa laki laki, 550 ribu untuk siswa perempiuan.

Dengan pembelian atribut sekolah terbagi menjadi 2 laki dan perempuan siswa laki-laki 132 x Rp. 500,000= Rp. 66.000.000 juta, siswi perempuan 122 x Rp. 550.000 = Rp 67. 100.000 juta jadi keseluruhan dari siswa-siswi kelas 7 A/I SMPN 20 Gresik, Rp 66.000.000+ Rp 67.100.000 = Rp. 133.100.000 juta untuk kewajiban wali murid dengan jumlah keseluruhan siswa-siswi dan ada sebagian ada yang uda mengasur atribut.

Wali murid yang tidak mau disebutkan namanya Saat di konfirmasi wartawan memberi klarikasi untuk pembelian atribut ini pihak sekolah tidak mau memberikan rincian harga yang di koordinasi oleh pihak guru berisial ” T ”  dan ” E “, L juga menyertakan nomer rekening untuk mempermuda pembayaran ansuran beli atribut, serta pengurus kopsis, dan mengaku takut viral karena ada LSM disekitaran sekolah *ungkap nya*

Saat di konfirmasi dari berbagai awak media ada salah satu LSM langsung byphon kesalah satu awak media dengan alasan anaknya sekolah di SMPN 20 Gresik.

Lanjut” dalil lihat saya inisial ” N ” Jangan di ganggu akan saya kasih data dari sekolahan lain yang lebih besar” Pokonya jangan di ganggu dengan barter data dari satu ke sekolah lainnya”. Jelasnya

Kepada sekolah dengan menghadirkan saksi 2 siswa dan 1pengurus koperasi yang sangat ketakutan yang uda di doktrin oleh pihak sekolah.

Melihat dari semua data mengapa kepala sekolah tidak langsung byphon/konfimasu ke teman media  pinjam tangan.

Uda terlihat kesalahan dari pihak sekolah benar adanya jual beli atribut siswa-siswi ke wali murid dengan nominal yang uda di tetapkan dari beberapa item atribut.

Miris nya lagi menurut keterangan wali murid mendapatkan informasi dari anak nya bahwasanya waktu melaksanakan upacara bendera , ada 3 murid yang tidak memakai atribut dihukum serta ijasah lulusan sekarang belom di kasihkan oleh pihak sekolah.ujar wali murid.

Karna takut anaknya  tidak bisa belajar dengan baik dan fokus belajar di sekolahan karna ada tekanan dengan dalil wajib beli.

Karna wali murid juga terbebani dengan pengadaan atribut sekolah dan tidak ada transparansi dari pihak sekolah berapa aitem yang di berikan.

Dimana pengaadaan atribut itu sendiri dari kopsis sekolah jadi para wali murid nunggu himbauan, adanya antribut yang ada sekarang dan sebagaian uda mengangsur.jelasnya. tim

Pakar Hukum Agraria Menilai SHGB Graha Wismilak Surabaya Cacat

Pakar Hukum Agraria Menilai SHGB Graha Wismilak Cacat.

SURABAYA.Orbitnews.

Gedung Polisi Istimewa merupakan gedung bersejarah dimana empat hari setelah diproklamisikan kemerdekaan Republik Indonesia, Polisi Istimewa saat itu juga memproklamisakannya menjadi Polri Republik Indonesia ( 21 Agustus 1945 ).

Para Polisi Istimewa itu sebelumnya tergabung dalam kesatuan bentukan Jepang, Tokubetsu Keisaeuttai dan kemudian lepas menjadi Polisi Republik Indonesia.

Pembacaan proklamasi Polri itu dipimpin oleh Inspektur Polisi M Yasin tepat di depan Gedung Polisi Istimewa, yang sekarang dikenal sebagai Graha Wismilak yang saat ini sedang sengketa.

Terkait persoalan Gedung Graha Wismilak itu, Pakar hukum agraria, Dr. Agus Sekarmadji, S.H., M.Hum mengatakan bahwa Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) bekas konversi hak Barat, seperti Graha Wismilak memiliki masa berlaku selama 20 tahun.

Dr. Agus Sekarmadji, S.H., M.Hum. mennjelaskan bahwa jika masa berlaku selama 20 tahun itu berakhir, maka tanah tersebut sudah menjadi tanah negara. Artinya, tidak ada yang memiliki hak atas tanah tersebut.

Maka, terang Dr. Agus Sekarmadji yang dapat diberikan hak berikutnya adalah bekas pemegang HGB yang memenuhi syarat dan secara nyata menguasai dan mengusahakan tanah/bangunan tersebut.

“Itu berdasarkan Kepres 32 Tahun 79,” kata Agus seperti dikutip darii Harian Disway, Selasa (22/8).

Foto :gedung wismilak

Dosen Hukum Universitas Airlangga (Unair) itu juga menyatakan jika pemilik hak sebelumnya tidak memenuhi syarat, maka tidak berhak untuk kembali diberikan hak baru atas atas tanah dan bangunannya.

Dalam kasus Graha Wismilak, Pakar hukum Agraria itu juga menerangkan bahwa sejak tahun 1980 tanah di Jalan dr. Soetomo nomor 27 tersebut sudah menjadi tanah negara.

“Saat itu dipakai oleh Polri sebagai kantor Polres Surabaya Selatan,”kata Agus.

Karena saat itu pihak kepolisian yang menguasai tanah, maka kata Agus untuk pengajuan SKHGB harus melalui persetujuan kepolisian.

“Sedangkan menurut Polisi surat persetujuan tersebut tidak ada,” papar Agus.

Disitulah kata Agus bahwa Surat Keputusan Hak Guna Bangunan (SKHGB) Graha Wismilak dianggap cacat.

Oleh karena cacat itulah, maka pejabat yang sekarang (Kakanwil BPN Jatim) bisa langsung mencabut SKHGB dan SHGB Graha Wismilak.

Lebih detail, Agus menerangkan, pembatalan SHGB tanpa menunggu putusan pengadilan ataupun keputusan BPN Pusat, akan tetap sah untuk dilakukan.

“Karena kecacatan administrasi itu juga telah diakui oleh pejabat yang sekarang,”jelasnya.

Namun kata Agus jika memang Kanwil BPN Jatim harus mentaati Peraturan Pemerintah nomor 18 Tahun 2021, Polisi harus melakukan upaya hukum.

“Jika memang BPN tidak bisa membatalkan, satu-satunya jalan harus ke PTUN,” ungkap Agus.

Diberitakan sebelumnya, Senin, 21 Agustus 2023, Kakanwil BPN Jatim, Jonahar, meyakinkan ada cacat administrasi, pada SHGB nomor 648 dan 649.

Ia juga optimis kalau cagar budaya Graha Wismilak akan kembali ke tangan Polda Jatim.

Ada tiga hal yang membuatnya sangat yakin, yaitu tidak lazim gedung yang sedang dipakai Polri kemudian ada yang melakukan permohonan Hak Guna Bangunan (HGB).

“Apalagi itu dari perseorangan,” ucap Jonahar di depan Kapolda Jatim dan 39 Kapolres jajaran.

Kemudian, lanjut Jonahar, antara bangunan yang dimohon dan yang tertera di SK tidak sinkron. Maksudnya, penerbitan SK tersebut tidak sesuai lokasi atau tempatnya.

Yang ketiga, Kakanwil BPN Jatim mengungkapkan bahwa seluruh dokumen dan permohonan, tidak ada registernya di kanwil.

“Ini artinya, permohonan tersebut tidak tercatat atau teregister,” pungkas Kakanwil BPN Jatim, Jonahar. ( Topan/red)

SMPN 1 Tumpang Gelar Karnaval Untuk Memperingati H.U.T Republik Indonesia Ke-78

Malang kabupaten, Orbitnews
Peringati ulang tahun republik indonesia yang ke 78 tahun Siswa SMPN 1Tumpang kabupaten malang mengelar pesta karnaval dengan tema Pemersatuan Nusantara Di Bawah Panji-Panji Majapahit.

Ratusan siswa SMPN 1 dengan antusias mengikuti karnaval,mereka mengenakan pakaian adat dari berbagai suku di Nusantara.

Diiringi sound musik adat daerah,mereka berbaris rapi dan kompak berjalan mengibaskan kain bermotif khas berbagai suku.

Ratusan siswa karnaval start di makam para pahlawan barat di kebon sari tumpang,lalu bergerak ke sekolah SMPN 1 Tumpang.

Warga sekitar sangat antusias dan takjub melihat adik-adik sekolah yang cantik-cantik memakai pakaian adat berbagai suku,adat jl
selain pake baju adat daerah,kepala sekolah, guru dan ketua juga ikut andil di bagian karnaval tersebut.

Semua siswa mengenakan pakaian adat daerah, seperti Jawa,Sunda,Madura,Aceh,Sumatera Utara, Sulawesi Selatan,Bali,Papua,pokok nya semua pakaian adat Indonesia,tutur wakil kepala sekolah SMPN 1 Tumpang, Rubiantono S.pd,M.pd.

Mochamad Istidelan selaku sutradara pertunjukan,dan Nani Nurcahyani S.pd selaku penanggung jawab acara tersebut mengatakan, tema karnaval ini berkisah tentang Patih gajah Mada mempersatukan Nusantara di bawah panji panji Majapahit.

Kepala sekolah SMPN 1 Tumpang kabupaten malang Suntoro S,pd,M.s,i.M.pd sangat mengapresiasi dan mendukung karnaval seperti ini,dan berharap semoga siswa siswi senang dengan karnaval ini dan bisa mengambil makna dari tema perjuangan kemerdekaan.

karnaval ini mengingatkan semua pihak untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan kita yang berjuang melawan penjajah demi meraih kemerdekaan.

”Saya mengajak seluruh elemen masyarakat atau wali murid agar memperkuat karakter kompetitif dan inovatif agar kegiatan seperti ini bisa dilestarikan.

Jurnalis. : Topan

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Penguna Dan Pengedar Narkoba

SURABAYA. Orbitnews. Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil menangkap seorang pria pengedar dan pengguna narkoba jenis ganja.

Adapun pelaku bernama Yohanes Raharjo Halim (31) warga Jl. Griya Candramas, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Ia ditangkap oleh Satres Narkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya pada Jumat (28/07/2023).

Dalam hal ini Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Fadillah Langko mengatakan bahwa,” pelaku membeli barang haram tersebut dari instagram dengan nama akun ‘ATMOSPHERE.GREEN’ dan ‘ORGANIC.SQUIRRELSS’.

“Berdasarkan pengakuan Tersangka YRH mendapatkan Narkotika jenis ganja dengan cara membeli melalui online di media sosial instragam dengan nama akun ‘ATMOSPHERE.GREEN’ dan ‘ORGANIC.SQUIRRELSS’ yang ada di Medan dengan maksud dan tujuan untuk dijual dan juga dikonsumsi,” ujar Fadillah di Gedung Anindita Mapolrestabes Surabaya, Selasa (22/8/2023) Sekitar Pukul 16:30 WIB

Fadillah menjelaskan bahwa,” ganja tersebut ia terima dalam bentuk liquid atau cair. Lalu, cairan ganja itu dimasukkan ke dalam botol liquid rokok elektrik atau vape.

Berdasarkan keterangan pelaku, ganja yang ia dapat itu berasal dari Aceh, Thailand hingga Belanda.

“Mendapat dari media online berbentuk liquid atau cairan untuk dijual kembali di wilayah Surabaya,” jelasnya.

Barang Bukti (BB)

Fadillah mengungkapkan bahwa,” saat ini pihaknya masih menyelidiki proses ganja menjadi cairan atau liquid. Karena, menurutnya ini termasuk modus baru.

“Untuk proses perubahan ganja ke dalam liquid masih proses penyelidikan lebih lanjut, karena ini jenis baru. Biasanya yang kita dapatkan berupa daun tapi ini dalam bentuk liqiud,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut dari pengakuan tersangka, ia telah menjalankan bisnis barang haram ini sudah sekitar satu tahun. Dalam setiap transaksi, ia dapat meraup keuntungan hingga Rp700 ribu.

“Saya dapat dari media sosial, akun dari Indonesia,” ucap Yohanes.

Tak hanya itu, Yohanes juga kedapatan mengonsumsi narkotika jenis ekstasi hingga psikotropika.

“Kita amankan dengan barang bukti 8 bungkus ganja yang berarnya 86,35 gram, 4 butir pil ekstasi, 3 tripod liquid yang di dalamnya berisi ganja, kemudian 5 botol di dalamnya liqiud yang di dalamya berisi cairan ganja dan 32 Psikotropika jenis Alprazolam, 2 butir Pil Psikotropika jenis Tramadol, 4 butir Pil Psikotropika jenis Codein,” terang Fadillah.

Dengan demikian atas perbuatannya, pelaku dikenakan dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

“Pidana paling lama 6 tahun dan maksimal seumur hidup/hukuman mati,” tandasnya. (Mas)

Aksi Jilid II GMNI Cabang Malang Gugat Hati Pemerintah Tuntaskan Tragedi Kanjuruhan Malang

Malang orbitnews.Merespon Keputusan Hakim Tragedi Kanjuruhan yang mengandung duka dan belum berpihak pada korban, juga Pemerintah  yang tidak serius dalam mengusut secara tuntas Tragedi Kanjuruhan, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI  Cabang Malang Melakukan AKSI JILID II Depan Balai Kota Malang Selasa 22/08/23.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI Cabang Malang melakukan aksi guna menuntut keadilan atas putusan hakim terkait Tragedi Kanjuruhan Malang, puluhan mahasiswa tersebut juga meminta kepada Pemerintah agar mengusut Tuntas Tragedi kanjuruan dengan Seadil adilnya dan memberikan hukuman yang seberat beratnya kepada pelaku.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI Malang Stanis Laus Asa Umbu Sogara Menegaskan Bahwa ” Putusan vonis hakim ini dapat dinilai sangat tidak berpihak pada korban, Seharusnya dari korban 135 orang yang tewas keluarga yang ditinggalkan mendapatkan keadilan dengan cara para tersangka bisa di kenakan hukuman yang berat atas kelalaian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dari putusan ini kita dapat melihat mirisnya hukum di Indonesia dan dapat kita nilai bahwa Hukum Di Indonesia selalu adil kepada Penguasa bukan kepada masyarakat kecil. Hari ini pemerintah tidak serius dalam mengusut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang, Pemerintah menganggap sepele atas hilangnya 135 nyawa karena Pemerintah tidak mengawal dengan Tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang” tegasnya(selasa 22/08).

Lanjut Stanis menegaskan “Sangat jelas dan terang benderang bahwa Pemerintah tidak peduli akan Tragedi Kanjuruhan Malang atas dasar ketidak seriusan Pemerintah ini. Maka GMNI Malang melaksanakan aksi JILID II untuk mengecam Pemerintah yang cuci tangan dan melupakan begitu saja Tragedi Kanjuruhan Malang tanpa memberikan keadilan bagi para korban.”

Puluhan mahasiswa GMNI cabang malang menegaskan Poin-Poin tuntutan dalam aksi tersebut,

“Mendesak Presiden Joko widodo untuk usut tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang,
Mendesak Komnas HAM untuk mendorong Jaksa Agung JPU untuk melakukan upaya hukum banding,
Mendesak DPRD Kota Malang agar segera melaksanakan rapat “Dengar Pendapat” terkait Tragedi Kanjuruhan,
Mendesak DPRD Kota Malang untuk memfasilitasi hak-hak korban sebagai wujud dari keadilan restorasi,
Mendesak DPRD Kota Malang untuk turut mengawal Tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang.( Tim)

Dugaan Pungli Atribut Yang Dilakukan Sekolah SMPN 20 Gresik

Orbit news || Gresik. Wali murid mengaku dia diwajibkan untuk membeli atribut sekolah seharga 500 ribu untuk siswa laki laki, 550 ribu untuk siswa perempiuan.

Wali murid yang tidak mau disebutkan namanya Saat di konfirmasi wartawan melalui telpon genggam  untuk pembelian atribut ini pihak sekolah tidak mau memberikan rincian harga , dan mengaku takut viral karena ada LSM disekitaran sekolah *ungkap nya*

Miris nya lagi menurut keterangan wali murid mendapatkan informasi dari anak nya bahwasanya waktu melaksanakan upacara bendera , beberpa murid yang tidak memakai atribut dihukum.ujar wali murid.

Karna wali murid juga terbebani dengan pengadaan atribut sekolah dan tidak ada transparansi dari pihak sekolah berapa aitem yang di berikan.

Dimana pengaadaan atribut itu sendiri dari kopsis sekolah jadi para wali murid nunggu himbauan, adanya antribut yang ada sekarang dan sebagaian uda mengangsur.jelasnya (Rud)

Kapolres Gresik Ingatkan Anggota Polres Gresik Tidak Mengunakan Narkoba

GRESIK – Orbitnews.blog
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menegaskan dalam sambutan apel personel Polres Gresik untuk menjauhi narkoba. Hal ini disampaikan saat memimpin apel pagi di lapangan Polres Gresik.Senin (21-08-2023).

Kapolres Gresik memberikan peringatan atau warning kepada personilnya, bahwa dengan adanya pengungkapan dan penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba oleh jajaran Satnarkoba, membuktikan bahwa telah marak dan beredarnya nakoba di masyarakat Kabupaten Gresik

“Saya harapkan untuk seluruh personil Polres Gresik tidak ada yang menggunakan narkoba dan berhenti bagi yang memakai narkoba, karna tidak ada tolerasi bagi anggota yang terbukti narkoba. Apa lagi ikut serta berperan dalam peredaran narkoba di Kabupaten Gresik,” tegas AKBP Adhitya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik mengimbau kepada seluruh personil Polres Gresik agar tidak ikut dalam peredaran Narkoba.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya memastikan bahwa untuk memutuskan rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Gresik, Satnarkoba Polres Gresik telah menyiapkan strategi dalam pengungkapan kasus penyalah gunaan narkoba serta mengatur untuk mencegah maraknya penggunaan narkoba.

Dirinya juga menambahkan, bahwasanya bagi personil yang terbukti dalam penyalahgunaan narkoba akan diproses hukum sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

“Saya ucapkan terimakasih kepada anggota Polres Gresik atas dedikasinya dalam menjalankan Harkamtibmas sehingga situasi tetap kondusif. Apel pagi ini merupakan kewajiban setiap anggota Polri, dan apel pagi juga menjadi sarana untuk menyampaikan berita dinas dan atensi-atensi dari pimpinan serta tempat pengecekan keberadaan personil Polri,” ucap AKBP Adhitya. ( Mas)

Momentum Polisi Istimewa,Kapolda Tegaskan Gedung Wismilak Aset Negara

SURABAYA. Orbitnews.blog Usai menyaksikan teatrikal dari Komunitas pemerhati sejarah Rooderburg dan Surabaya juang, Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr Toni Harmanto,M.H bersama Kakanwil BPN Jatim, Jonahar menjelaskan status kepemilikan Gedung Wismilak di depan awak media.

Kapolda Jatim menyebut, even hari ini adalah momen bersejarah dimana pada 21 Agustus atau 78 tahun yang lalu Jenderal Yasin memproklamirkan bahwa Polisi Istimewa Surabaya menjadi Polisi Republik Indonesia.

“Dan di tanggal yang sama yaitu 21 Agustus atau 78 tahun yang lalu beliau ( Jenderal Yasin ) merebut senjata senjata dari tentara jepang di tempat ini,”kata Irjen Toni, Senin (21/8).

Menurut Kapolda Jatim, Teatrikal tersebut menggambarkan perebutan markas polisi yang saat itu diduduki oleh Jepang pasca pengumuman Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan kita di tempat ini sekaligus mengingatkan pada jajaran kepolisian generasi muda, bahwa tempat ini adalah tempat yang bersejarah,”ungkap Irjen Toni.

Ia mengatakan seluruh anak bangsa harus tahu ada sejarah berdirinya Polisi Istimewa kemudian menjadi Polisi Republik Indonesia di tempat tersebut ( Gedung Wismilak ).

“Jadi teman – teman sudah mendengar apa yang disampaikan pak Kakanwil dan kami sendiri,” jelas Irjen Pol Toni Harmanto di hadapain awak media.

Terkait proses peralihan, kata Irjen Toni fakta yang didapat dalam proses penyidikan, diketahui aset itu sudah terdaftar dalam daftar inventaris aset kode Jawa Timur.

“Sehingga proses peralihan harus seizin Kementerian Keuangan, dan ini tidak ada,”tegas Irjen Toni.

Pasa saat kantor Polisi ini berada, kata Irjen Toni ada aktivitas kantor Polisi, muncul surat surat administrasi tanah yang memang harusnya dikonfirmasi secara fisik oleh yang menghuni disini.

Lebih jauh dijelaskan, memang bukan kebetulan, memang sudah dirancang bahwa SHGB ini tidak memiliki warkah.

Beberapa penegasan dari proses yang harusnya izin dari Kementerian Keuangan dan warkahnya sendiri, termasuk obyek ukur dari surat sertifikat tanah yang sebetulnya tidak berada di tempat tersebut, namun berada di Jalan Darmo 63-65.

“Sebetulnya obyek itu bukan disini, tapi ada disana. Tapi sertifikat itu prosesnya tetap diterbitkan dan Kita memastikan ada langkah-langkah dari kita, memastikan proses administrasi ini semua tidak benar,” tegas Kapolda.

Terkait 8 aset yang diambil alih Polda Jatim, Kakanwil menyampaikan ada gedung Pam Obvit.

“Tapi kita bisa buktikan bahwa proses itu semua tidak benar, akhirnya aset itu sudah kembali kepada kita. Termasuk ada juga di beberapa Polres yang lain. Secara teknis bisa bertanya di Logistik Polda Jatim,” ungkapnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan terimakasih kepada Masyarakat dan media yang tahu bahwa Gedung wismilak adalah tempat bersejarah buat kepolisian.

“Kita berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan menyemangati kita dalam mengembalikan aset kita jajaran Polda Jatim. Dan ini akan menjadi langkah besar kita untuk mengembalikan aset-aset yang lain, kita sudah petakan di Jatim aset-aset kita yang juga seperti ini,”kata Irjen Toni.

Sementara itu, Jonahar, Kakanwil Jatim, menjelaskan, Pam Obvit, BPN dan Kepolisian kalah.

“Tapi kerja keras saya dengan Pak Kapolda akhirnya sudah kembali dan sertifikat hak pakai atas nama Kepolisian Republik Indonesia. Mudah-mudahan ini juga seperti itu,”ujarnya.

Ia mengatakan Gedung Wismilak sudah disampaikan cacatnya dan sudah diusulkan ke pusat.

Tetapi menurut Johanar ada kendala di peraturan pemerintah No 18 tahun 2021, karena sudah lebih dari 5 tahun maka belum bisa dibatalkan.

“Nantinya baru kita cari solusinya dengan kementerian,” pungkas Johanar.( Mashuri)

Tim Volly Putri Jawa Timur Lolos 8 Besar Kapolri Cup 2023

GRESIK. Orbitnews// Tim voli putri Jawa Timur kembali meraih hasil maksimal usai mengalahkan Riau pada babak 16 Besar Kapolri Cup 2023 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jumat (18/8/2023).

Dengan kemenangan ini pula tim voli putri Jawa Timur lolos babak 8 besar. Tim voli putri Jawa Timur menang melawan Tim Voli Putri dari Riau dengan scor 3-0 (25-10, 25-8, 25-11).

Kapten tim voli putri Jawa Timur Khalisa mengaku bersyukur tampil maksimal lawan Riau dan berhasil merebut tiket 8 besar Kapolri Cup 2023.

“Alhamdulilah kita menang 3-0, tadi pagi latihan memperbaiki receive dan blok,” kata Khalisa usai pertandingan kemarin,Jumat (18/8).

Set pertama Khalisa Azilia dan tim tampil penuh percaya diri. Tim voli putri Riau banyak melakukan kesalahan upaya mengejar angka selalu gagal. Tim voli putri menutup set pertama 25-10.

Pada set kedua, anak asuh Ayub Hidayat tampil disiplin saat menyerang maupun bertahan. Tim voli putri kembali meraih kemenangan dengan skor 25-8.

Set terakhir, Ajeng dan tim dominan secara permainan. Tim voli putri Riau tidak dapat menyusul ketertinggalan. Pertandingan berakhir dengan skor 25-11.

“Pertandingan tadi hasilnya memuaskan, kita bermain dengan banyak variasi,” tambahnya.

Pihaknya akan terus berbenah, apa saja yang perlu diperbaiki untuk pertandingan berikutnya di babak 8 besar.

Kemenangan atas Riau mengukuhkan tim voli putri Jawa Timur juara grup. Sementara Tim voli Putra dimenangkan oleh Kalbar 3-1 untuk Tim voli Bali

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom yang juga menonton pertandingan tersebut menyampaikan terimakasih atas atas terselenggaranya Bola Voli Kapolri Cup 2023 dengan aman dan kondusif

Ini”Alhamdulillah berkat sinergitas semua pihak pertandingan bola voli Kapolri Cup 2023 terselenggara dengan sukses,”ujar Kapolres Gresik. ( Mashuri)

Di Duga,Oknum Kepala Sekolah UPT SD Negri 19 Gresik Sunat Dana PiP,Jual Beli Seragam Dan Buku


18 Agustus 2023 | 16 : 33 WIB

Gresik, Orbitnews.

Dana Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan melalui Rekening siswa dari pusat, membuat sejumlah orang tua murid di UPT SD Negeri 19 Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik merasa aneh.

Dari hasil investigasi di lapangan yang dilakukan media ini Senin (14/8/2023) beberapa orang tua murid keberatan dengan sikap Oknum Kepala Sekolah (Kasek) yang diduga kuat melakukan pemotongan Dana bantuan PIP tersebut kepada setiap penerima.

Keterangan yang dihimpun oleh awak media dari sejumlah orang tua murid penerima bantuan PIP yang tidak ingin disebutkan namanya dalam pemberitaan ini, menjelaskan jika memang ada pemotongan dana PIP yang harusnya diterima murid secara utuh.

“Dari kelas 2-6 semua yang dapat di potong kok 100ribu, Yang udah lulus masuk smp kelas 1 juga dapat 225ribu di potong 50ribu,” ungkap salah satu wali murid.

“Dana PIP ceritanya gini pak, dipotong 100 ribu kali 57 anak dan yang 50 ribu itu 7 anak jadi total dana PIP yang di potong itu Rp. 6.050.000,-”. tutur orang tua murid yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga : Tutup MPLS SDN Kandangan I/121 Surabaya Gelar Baksos

Tak hanya itu, di UPT SD Negeri 19 Gresik juga diduga terjadi jula beli seragam atribut sekolah dan buku, menurut hasil investigasi di lapangan yang dilakukan Media ini mendapat informasi bahwa Seragam dan buku dijual satu paket Rp. 400 ribu.

Menurut wali murid, Transaksi jual beli tersebut dilakukan oleh Paguyuban yang tentunya pihak sekolah selaku penyedia barang.

Masih menurut wali murid, dana PIP di pinjam Sekolah untuk modal (kulakan) atribut sekolah, dirinya juga memberi rincian terkait penjualan atribut secara detail.

“Harga beli atau kulak itu Rp. 54.578.00,- dan sisa stok masih Rp. 30.141.560,- jadi yang terjual kan hanya Rp. 24.446.440.
Untuk penjualan buku paket kelas 1-6 Rp. 40.690.000. Saya punya data PIP itu pak yang Portal Rp. 25. 501.000 dan dari Pusat Rp. 4.361.000, itu dibawa pak Khuluq Rp. 6.050.000.” paparnya.

Baca Juga : Sekolah Menunggu Instruksi dan Arahan Disdikbud Terkait Seragam Sekolah
Sementara itu, keterangan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah UPT SD Negeri 19 Gresik, Naniek Mariawatie, Senin (14/8/2023) melalui Telepon seluler, tentang kebenaran informasi yang dihimpun dari beberapa narasumber oleh awak media sebelumnya beberapa hari yang lalu, membantah bahwa dirinya telah melakukan pemotongan dana PIP, dirinya melontarkan kalimat yang tak lazim kepada awak media dengan konotasi buruk sebagai cermin tenaga pendidik.

“Tidak ada potongan blasss, Halu ajaa, Bawa orang e klo memang ada potongan e,” hardik Naniek via WhatsApp.

Dalam pesan singkatnya, Naniek juga menyebut jika semua sekolah di wilayah Kecamatan Kebomas juga melakukan hal yang sama untuk pemotongan PIP maupun penjualan Buku dan seragam sekolah,
“Apa yang bener, Kenapa ? Sak kecamatan Kebomas sama,” ketus Naniek.

Baca Juga : Wisuda Ponpes Darus Syahid Sampang, Lulusan Hafal Juz 30
Diketahui bersama, PIP termasuk dalam kategori dana penanganan fakir miskin karena program itu diluncurkan untuk penanganan fakir miskin agar anak tidak sampai putus sekolah,

Jika terbukti melakukan pemotongan PIP siswa, Kepala Sekolah UPT SD negeri 19 Gresik bisa dipidanakan. Naniek Mariawatie bisa dijerat Undang-undang nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin. Utamanya Pasal 43 ayat 1 yang menyatakan setiap orang yang menyalahgunakan dana penanganan fakir miskin dipidana dengan pidana penjara penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Dijelaskan pada ayat (2) Undang-undang tersebut menegaskan, Lembaga yang menyalahgunakan dana penanganan fakir miskin dipidana dengan denda paling banyak Rp 750 juta. (Team/Red)

Tiga Orang Menjadi Terdakwa Kasus Pungli Sertifikat Tanah Redistribusi Desa Tambaksari Pasuruan

Pasuruan,Orbitnews.blog.Sidang perdana kasus Pungli Sertifikat Tanah Redistribusi di Desa Tambaksari, Kab. Pasuruan yang berlangsung hari ini di pengadilan Tipokor Surabaya, dengan pembacaan dakawaan terhadap terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (16/08/2023). Ada tiga terdakwa yang di hadirkan dalam persidangan ini yaitu Jatmiko selaku Kepala Desa Tambaksari, Cariadi sebagai Ketua Panitia Redistribusi Tanah, dan Yuswaji dari Gema Perhutan Sosial.

Dalam agenda sidang tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan yang dalam pokok dakwaannya ketiga tersangka tersebut di di dakwa telah melakukan tindak pidana pungli dalam program sertifikat redistribusi tanah di desa tambaksari, diantara pasal dakwaannya adalah melanggar pasal 12 huruf (a) UU nomor 20 tahu 2021 tentang Tindak Pidana Korupsi. Dengan ncaman pidana minimal 4 tahun dan selama lamanya 20 tahun penjara.

Seusai sidang pihak media melakukan konfirmasi pada Jaksa Penuntut Umum, yang menyampaikan saudra Jatmiko sebagai Kepala Desa dan saudara Cariadi sebagai ketua panitia memungut biaya sertfikat kepada penggarap tanah negara sebesar 2,8 Milyard dan baru terkumpulsekitar 1,3 milyard, menurut JPU yang menjadi persolan adalah Program Sertifikat Tanah Tesebut di biayai Negara melaui APBN pusat, bahkan Kepala Desa dan Ketua Panita juga di bayar BPN karena masuk SK BPN Kab. Pasuruan. ‘Apalagi setelah sertifikat di berikan, dua tiga hari ditarik lagi dengan berbagai alasan untuk BPHTB lah, pembayaran Pajak, kan tujuannnya agar warga melunasi pembyaran tersebut baru sertififikat di berikan, kasihan warga pengelolah yang memang berhak atas sertifikat” ungkapnya.

Sedangkan Yuswaji menurut JPU adalah Koordinator wilayah dari LSM Gema PS, Gema PS ini hadir seolah olah menjadi power dengan menunjukkan surat KSP, untuk dapat membantu panitia dan kepala desa dalam proses pensertifikatan tanah redis tersebut dan ikut menerima aliran dana dari hasil pungli tersebut.

Dalam kesempatan tersebut kuasa terdakwa mengajukan esepsi yang pada pokonya menyampaikan dakwaan Jaksa Penuntut Umum tersebut kabur. Dan agenda sidang tersebut akan di lanjutkan pada tanggal 23 dengan agenda pembacaan jawaban atas eksepsi kuasa terdakwa. (Mas/Red)

Genengan Kompak Malam Tasyakuran Kemerdekaan 17 Agustus 2023 HUT RI ke 78 Tahun.

 

Orbit news. || Gresik. Malam Renungan dan Tasyakuran HUT RI Ke 78 Tahun Dusun  Genengan di lingkungan RT 02 kelurahan Ngasin Kecamatan Balongpanggang Rabu 16-08-2023. Jam 19.00 hingga selesai.

Malam Renungan dan tasyakuran serta doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk mengenang Jasa para pahlawan yang merebut kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Doa bersama warga Dusun Genengan berserta Perangkat Desa, Toko Agama, Ibu-ibu Fatayat dan Karang Taruna krida Remaja Genengan dengan antusias merayakan hari kemerdekaan Indonesia dalam kerukunan warga Genengan Kompak.

Tarep selalu kepala Dusun Genangan sangat senang dengan diadakan Tasyakuran dan Doa bersama warga di lingkungan Dusun, dan juga diadakan lomba kebersihan lingkungan serta arsitektur pembuatan gapura di setiap RT. RW yang ada di kelurahan Ngasin tahun ini sangat meriah. Jelasnya

Samsul Anwar selaku Kepala Desa Ngasin juga memberikan motivasi kepada warga Genengan agar senantiasa membagun kerukunan dan kekompak yang di berikan warga untuk menjaga Dusun.

Dan juga mengapresiasi warga Genengan dengan kekompakan RT. RW yang bisa di contohkan di lingkungan kelurahan ngasin kecamatan Balongpanggang kabupaten Gresik untuk kedepannya. Himbaunya

Gema Sholawat malam Tasyakuran juga di iringi Al banjari Annursyam dari kota Mojokerto yang ada di lingkungan masjid Darul Mutaqim RT 02 Genengan.(Rek)

SMAN 1 Cerme Gresik Sekolah Segudang Perstasi

Gresik.Orbitnews.blog
SMAN 1 Cerme gresik Jawa Timur tergolong sekolah Favorit, dan segudang prestasi yang pernah di raih.

banyak siswa maupun wali murid yang terkesan dengan proses pembelajaran serta belajar yang nyaman,serta banyak prestasi yang di raih selama ini.
Di tangan kepala sekolah Indahnursarini S.p.d,M.p.d yang sudah pengalaman di bidang pendidikan segudang prestasi terus ditorehkan.

Banyak aktivitas positif di
Sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran fullday dengan meminimalisir adanya jam kosong pada kegiatan belajar sehari-hari. Sebagai sekolah penerima gelar Adiwiyata.

Tidak heran jika banyak siswa-siswi SMAN 1 Kota pudak Gresik ini banyak menciptakan generasi yang cerdas dan sering menjadi juara di berbagai ajang kompetisi di luar sekolah baik di tingkat kota, propinsi, maupun nasional.

“SMAN 1 Kota kota gresik Salah Satu Sekolah Adiwiyata Yang Menerapkan Sistem Fullday School.

Saya berharap ke depan semakin banyak siswa siswi SMAN 1 Kota Gresik yang lolos masuk perguruan tinggi favorit,” pungkas kepsek SMAN 1 Indahnusarini S.p.d,M.p.d. (Mas).

Di Duga Polres Gresik Kembali Lepas Pelaku 303

Polres Gresik Diduga Kembali Lepas Pelaku Kejahatan

Gresik.Orbitnews//

Diduga Terima Suap, Satreskrim Polres Gresik Enggan Tahan Pelaku Kejahatan

DikSatreskrimonfirmasi Dugaan Pelepasan Pelaku Judi, Kasat Reskrim Polres Gresik Budek

Enggan Tanggapi Konfirmasi Wartawan, HP Kasat Reskrim Polres Gresik Diduga Soak

Percuma Punya HP, Kasat Reskrim Polres Gresik Alergi Wartawan

Unit Pidum Diduga Lepas Pelaku 303 Untuk Beli HP Kasat Reskrim

Dimana HP Kasat Reskrim Polres Gresik? Selalu Cuek Konfirmasi Dari Wartawan

Inilah Dugaan Dosa-Dosa Satreskrim Polres Gresik

Diduga HP Kasat Reskrim Masuk Gadai Sehingga Tidak Bisa Balas Konfirmasi Wartawan

Gresik, terus-terusan diterpa isu tidak sedap. Setelah adanya pemberitaan terkait adanya dugaan pelepasan penadah palet plastik, kini Polres Gresik diduga melepaskan 2 pelaku judi online Zeus.

Dari informasi yang didapat oleh awak media dari narasumber, 2 tersangka pelaku judi yakni berinisial KA dan AZ. Keduanya ditangkap oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik di daerah Karangkiring pada hari Selasa (04/07/2023).

“Namun selang sehari, tepatnya pada hari Rabu (05/07/2023), kedua pelaku sudah dapat menghirup udara bebas dengan adanya dugaan penyuapan senilai Rp. 25.000.000,” terang narasumber yang tidak ingin namanya dipublikasikan itu.

Untuk memastikan informasi yang didapat, awak media mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kasat Reskrim Polres Gresik, Iptu Aldino. Namun, hingga berita ini ditayangkan, perwira dengan 2 balok emas dipundaknya itu, seakan enggan untuk menanggapi.

Kuat dugaan, upaya menghindari konfirmasi awak media merupakan sebuah konspirasi untuk menutupi setiap kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya, terutama di Unit Pidum.

Tidak salah jika masyarakat semakin tidak mempercayai pihak kepolisian, terutama Satreskrim Polres Gresik. Karena pejabatanya tidak bersedia memberikan keterangan agar informasi yang diterima masyarakat dapat berimbang.

Tidak hanya sekali ini, para pejabat Polres Gresik alergi terhadap awak media. Kuat dugaan mereka (pejabat Polres Gresik) merasa mempunyai koneksi yang kuat sehingga meskipun ada dugaan menerima suap, tetap merasa aman dan nyaman serta terkesan acuh tak acuh. (Redaksi)

Terkait Viralnya Pemberitaan Atas Dugaan Pelepasan,Pihak Polres Sampang Ahirnya Buka Suara

Orbitnews//Sampang.Pihak Polres Sampang mengaku bahwa penangguhan tersebut, atas permohonan dua tersangka melalui keluarganya. Dasar yang menjadi penangguhan tersebut adalah laporan telah dicabut oleh pelapornya.

“Jadi mereka yang bersangkutan sanggup untuk memenuhi ketentuan yang telah kami berikan,”ungkap Ipda Sujianto, SH selaku Humas mewakili Kapolres AKBP. Siswantoro, Jumat (21/7/2023).

Terkait perkara kedua tersangka tersebut proses akan terus berlanjut hingga ke pengadilan. Akan tetapi terkait masalah uang yang seratus juta, pihak Polres Sampang memastikan tidak ada. Bahkan, pihak penyidik sendiri memastikan hal tersebut tidak benar.

Terkait hal tersebut, sayangnya berdasarkan narasumber yang mewanti-wanti tak mau disebutkan namanya. Saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa adanya pembayaran sebagai jaminan yang diduga sebagai pelepasan. “Iya mas, bayar seratus tiga puluh juta. Bahkan harus rela jual sawah,” ujar narasumber kepada awak media ini, Jum’at (21/07/23).

Sedangkan untuk penangguhan penahanan, berdasarkan narasumber lain mengatakan, bahwa tidak ada yang namanya penangguhan.

“Tidak ada pengajuan penangguhan pak, setau saya ya dilepas setelah ada pembayaran,” pungkasnya.

Diketahui, sebelumnya terdapat viralnya pemberitaan atas dugaan pelepasan tersangka Curas yang diduga telah dilakukan oleh oknum Polres Sampang. Namun bukannya mendapatkan klarifikasi, namun pihak Polres melalui Kasatreskrim bernama AKP Sukaca malah membuat statemen yang dianggap kurang pantas. “Lambemu (mulutmu) sudah puas tah,” ujar AKP Sukaca melalui nomor WhatsAppnya yang berhasil di schrensort oleh media ini.

Namun yang menjadi pertanyaan publik, kenapa pihak Polres Sampang memberikan klarifikasi setelah berita sudah viral. Dan terkesan masih ada yang telah ditutup-tutupi.

Red

Viral..Pemberitaan Pelepasan Di Wilayah Jatim,Garrad Minta Kapolri Turun Tangan

Surabaya,-ORBIT News
Semenjak tongkat kepemimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur dikomandoi Irjen Pol Toni Harmanto, mencuat oknum petugas kepolisian yang diketahui menyalah gunakan jabatan, dimana banyaknya laporan atas dugaan pelepasan terhadap para pelaku tindak kriminali di Kota maupun di Daerah.

Seperti halnya baru-baru ini, viral diberitakan di beberapa media online dan cetak khususnya di wilayah Jawa Timur.

Seperti yang telah di beritakan sebelumnya, terkait petugas Satreskrim Polres Sampang diduga kuat telah melakukan pelepasan 2 (dua) tersangka pencurian disertai kekerasan (Curas) dengan diduga disertai mahar tebusan dengan nominal sebesar Rp.100.000.000 (seratus juta rupiah). Dan juga (DPO), curanmor serta ikut dilepas dengan imbalan Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah).

Tak hanya disitu, baru-baru ini juga terdapat pemberitaan tak kalah viral yang terjadi di wilayah Polres Gresik, dimana juga telah diberitakan telah melepas seorang penadah barang curian (480) dengan dugaan tebusan uang sebesar Rp.15.000.000 (lima belas juta rupiah).

Atas hal itu, Achmad Garad selaku aktifis sosial yang juga sebagai ketua LSM, saat dimintai pendapat mengatakan, bahwa perlu adanya ketegasan dari pihak Kapolda Jatim dalam melakukan penindakan kepada jajarannya yang dinilai nakal.

“Perlu adanya ketegasan dari Kapolda Jatim, dan kalau perlu diberi sanksi yang berat. Jika memang terbukti seperti yang telah diberitakan oleh rekan-rekan media,” ujarnya saat diskusi bersama para awak media dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1445H, Kami (20/07/2023).

“Jangan sampai mendapatkan imet bahwa Kapolda Jatim melakukan pembiaran,” sambungnya.

Dalam penuturannya, ia berharap fenomena, khususnya persoalan di Jawa Timur yang menjadi viral dan dikonsumsi publik ini, jadi atensi Jendral Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri. Melalui Bidpropam.

“Jika pelaku kriminalitas terus dibiarkan lepas dan pihak kepolisian, yang diduga hanya mementingkan uang suap, Indonesia khususnya diwilayah Jawa Timur bisa menjadi wilayah darurat kriminalitas,”
pungkasnya. (Bersambung).

Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik Di Duga Lepas Penadah Barang Curian Senilai Rp 15juta

Gresik,ORBITNews
Upaya Kapolri, Jendral Listyo Sigit dalam memperbaiki citra Polri dimata masyarakat, kembali harus tersendat. Bukan tanpa alasan, hal tersebut, dikarenakan adanya ingkar komitmen yang diduga dilakukan oleh jajarannya.

Adapun komitmen pihak Kepolisian yang dilanggar yakni, memberantas segala bentuk tindak kejahatan. Dimana, di Polres Gresik, tepatnya di Unit Pidum (Pidana Umum) Satreskrimnya, diduga melepaskan seorang penadah barang hasil tindak pidana pencurian.

Berdasarkan informasi dari narasumber, pada tanggal 27 Mei 2023, Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik menangkap seorang pencuri dan penadah palet plastik di are Romokalisari. Adapun, penadah yang ditangkap yakni berinisial P warga asli Sampang.

“Sekitar 3 hari, tepatnya pada tanggal 30 Mei 2023, setelah disidik oleh penyidik yang namanya Wijayanto Hadi, P sudah dilepaskan. Itu keluarga mengeluarkan anggaran sebesar Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah),” ujar narasumber yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

Masih berdasarkan informasi narasumber, dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa beberapa palet plastik dan mobil pick up untuk mengangkut palet plastik tersebut.

“Setelah P dibebaskan, mobilnya masih diamankan di Polres Gresik. Selang beberapa hari, baru dikembalikan kepada P,” ungkap narasumber.

Agar pemberitaan tidak sepihak dan berimbang, awak media mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kanit 1 / Pidum Satreskrim Polres Gresik, Iptu Komang.

Namun sayang, konfirmasi awak media melalui pesan aplikasi Whatsapp pada hari Senin (17/07/2023) tidak menanggapinya. Sedangkan Whatsapp awak media masih dalam kondisi diblokir oleh Kasat Reskrim Polres Gresik dan Kapolres Gresik.

Menurut informasi awak media di lapangan Kasat Reskrim Iptu Aldhino Prima Wirdhan dan Kapoles Gresik AKBP Adhitya Panji Anom alergi wartawan.

Bukankah, awak media merupakan mitra kepolisian pilar ke 4 Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Bersambung).

Tak Terima Di Konfirmasi Dugaan Pelepasan DPO Curanmor,Akp Sukaca : Lambemu Wes Puas

Sampang,ORBIT News
Terkini, kasus yang dinilai mempermalukan citra Institusi Polri dan mencoreng nama baik Kota Sampang Madura, Jawa Timur, semboyan, Sampang Hebat Bermartabat.

Kembali terjadi dugaan pelepasan dengan imbalan uang di Satreskrim Polres Sampang seakan tidak ada hentinya. Kasus demi kasus seperti hilang ditelan bumi.

Pasalnya, beberapa hari lalu Satreskrim Polres Sampang diduga melepas dua terduga curas dengan imbalan Rp 100 Juta pada 12 Juli 2023 lalu.

Kali ini, Satreskrim Polres Sampang diduga tidak memproses DPO kasus Curanmor inisial TH warga Torjun.

Diketahui, TH melakukan dugaan curanmor di TKP Desa Jerukporot Torjun itu dengan temannya inisial IM.

IM diketahui telah diamankan Satreskrim Polres Sampang pada 16 Februari 2023.

Munculnya nama TH sebagai terduga pelaku bermula dari keterangan IM ketika konferensi pers di Mapolres Sampang.

Namun, menurut informasi yang beredar diduga kuat TH tidak diamankan oleh Satreskrim Polres Sampang, lantaran masih sering terlihat dirumah istrinya Desa Tanah Merah, Bangkalan Madura, Jawa Timur.

Beberapa hari yang lalu keluarga TH juga terlihat sempat bermediasi kepada keluarga korban untuk mengganti sepeda motor vario tahun 2017 lalu yang telah dicurinya,

Informasi yang diterima redaksi, TH tidak diproses oleh Satreskrim Polres Sampang dengan adanya dugaan imbalan fulus yang fantastis dengan sebesar Rp 30 Juta.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sukaca ketika dikonfirmasi terkait dugaan tidak diprosesnya DPO curanmor inisial TH dengan imbalan Rp 30 Juta terkesan cuek.

Dengan santainya, perwira polisi dengan tiga balok emas dipundaknya itu mengatakan, bahwa wartawan yang melakukan konfirmasi terkait tidak diprosesnya tersangka TH, apakah sudah puas dengan materi konfirmasi yang dikirimkan yang bertujuan untuk keberimbangan berita yang akan dipublikasikan kepada masyarakat.

“Lambemu (mulutmu.red) sudah puas ta,” jawab AKP Sukaca saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (15/7/2023) siang. Bersambung.

Di Duga Melepas Dua Tersangka 365,Pejabat Polres Sampang Kompak Bungkam Saat Di Konfirmasi Wartawan

ORBIT News//Sampang, – Polisi adalah alat negara yang bertugas memberikan pengamanan, pelayanan dan pengayoman bagi masyarakat. Sudah selayaknya polisi dapat menjaga kenyamanan dan ketentraman masyarakat dari segala gangguan, terutama dari para pelaku kejahatan.

Ketegasan dan gerak cepat pihak kepolisian dalam menindak tegas para pelaku kejahatan sangat diperlukan, terutama para pelaku 3C (curat, curas dan curanmor) yang benar – benar membuat masyarakat resah, bahkan tidak menutup kemungkinan membahayakan keselamatan masyarakat.

Namun sayang, beredar informasi yang tidak sedap terjadi di Satreskrim Polres Sampang. Dimana, setelah berhasil menangkap pelaku Curas atau Pencurian Dengan Kekerasan dengan pelaku berinisial I dan S.

Menurut keterangan narasumber, pelaku yang berinisial I dan S merupakan warga Desa Rongdalem, Kec. Omben, Kab. Sampang, Madura, Jawa Timur ditangkap pada tanggal 12 Juni 2023, malah dilepaskan kembali pada 14 Juli 2023.

Korban yang melapor mendapatkan nomor laporan Nomor : SP.Kap/108/Vl/RES.1.8/2023/Satreskrim. dengan Laporan Polisi : LP/B/107/Vl/2023/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR, Tanggal 12 Juni 2023.

Lepasnya kedua pelaku curas atau yang sering dikenal dengan pelaku 365 itu, diduga adanya permainan uang yng cukup fantastis yakni, sekitar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah).

Untuk memastikan informasi tersebut, awak media mencoba menghubungi Kanit I /Pidum (Pidanan Umum) Satreskrim Polres Sampang, Ipda Rendra melalui pesan Whatsapp di No. 852365xxxxx untuk konfirmasi, namun tidak ada tanggapan.

Sejurus dengan Kanit 1, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Sukaca saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp di No. 0822303xxxxx, juga seakan enggan menanggapinya.

Selain Kanit 1 dan Kasat Reskrim, awak media juga melakukan konfirmasi kepada Kapolres Sampang, AKBP Siswantoro yang melalui pesan Whatsapp di No. 0813415xxxxx. Namun, perwira dengan 2 melati di pundaknya itu, turut enggan menanggapi.

Entah mengapa pejabat terkait seolah tidak mau memberikan penjelasan tentang informasi yang beredar. Dimana, informasi tersebut, dapat merusak citra polri di mata masyarakat dan dapat membuat masyarakat semakin ketakutan.

Kapolres Bangkalan Di Duga Alergi Wartawan,Saat Di Konfirmasi Adanya Pelepasan Tiga Tersangka Pencurian

Bangkalan,ORBIT News
Terkait danya pemberitaan tentang adanya dugaan pelepasan tiga tersangka pencurian Handphone dan Penadahnya. Awak media mencoba menghubungi Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.

Namun, usaha awak media untuk meminta keterangan dari Kapolres Bangkalan tidak mendapatkan respon sama sekali dari orang nomor 1 di Polres Bangkalan. Meskipun, chat Whatsapp sang Kapolres centang 2. Yang berarti chat tersebut, masuk dalam ponsel Kapolres.

Tentu sangat disayangkan, hal ini, tidak dengan amanat yang pernah disampaikan oleh Kapolri, Jendral Listyo Sigit. Dimana, beliau pernah memberi amanat agar pejabat kepolisian, merespon setiap konfirmasi dari wartawan.

Diberitakan sebelumnya di Metroposnews.id, dari keterangan sumber media ini, ketiga tersangka Faisol dan Kawan-kawan dilepas setelah adanya transaksional. Dari saudara Mamang dengan pihak oknum Polsek Tanah Merah Polres Bangkalan.

“Jadi melepas para tersangka itu. Sebesar diduga adanya imbalan Rp. 50.000.000. (lima puluh juta rupiah,” ujar sumber informasi yang mewanti-wanti tidak mau namanya dipublikasikan, kepada media Metroposnews.id, Sabtu (08/07/23).

Untuk memastikan informasi yang didapat awak media supaya berita ini menjadi berimbang mencoba menghubungi Kanit Reskrim dan Kapolsek Tanah Merah.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanah Merah Ipda Rizal saat dikonfirmasi media ini, siap pak, mohon maaf, saya masih di rumah ada tahlil.

“Npuntene, saya lagi di Surabaya pak,
siap pak, saya sampaikan ke pimpinan, ya pak,” ujarnya singkat melalui Via seluler, Sabtu (08/07/23).

Secara terpisah, Kapolsek Tanah Merah AKP Eko, saat dikonfirmasi melalui selulernya menjawab, saya masih antar saudara nikahan pak, kalau ingin ketemu saya perwakilan saja.

“Besok iya, kalau ingin ketemu saya, nunggu saya sudah balik dari Madiun, ketemu di dekat-dekat Suramadu aja. Ketemu aja lho mas, biar sekalian kenal sama jenengan (anda). Tapi besok ya mas,” ujarnya, Sabtu (08/07/23). Bersambung.